History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hampir 200 Warga Kumpul di Pengadilan Taipei, Tuntut Kasus Penyiksaan Anak Diperberat Hukuman Pidana

  • 20 March, 2025
  • 鄭蕙玲
Hampir 200 Warga Kumpul di Pengadilan Taipei, Tuntut Kasus Penyiksaan Anak Diperberat Hukuman Pidana
warga berkumpul di depan gedung pengadilan distrik Taipei (3/19) menyuarakan agar pelaku penganiaya anak “Kaikai” tidak diberi pembebasan bersyarat dan hukuman pidana diperberat (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Kasus penganiayaan anak yang dilakukan oleh pengasuh bermarga Liu hingga menyebabkan anak laki-laki (1 tahun) bernama “Kaikai” meninggal dunia, kemarin diadili dalam sidang pengadilan distrik Taipei. Warga mengencarkan aksi solidaritas meminta pengadilan memberikan hukuman berat kepada “pelaku penganiaya anak”, lebih dari 200 orang berkumpul di depan gedung pengadilan menyerukan agar tidak memberikan pembebasan bersyarat kepada tersangka.

Praktisi hukum yang memahami Citizen Judges Act mengatakan, massa berkumpul untuk menyuarakan kasus individual, dikuatirkan malah akan membuat hakim sipil menjadi ragu.

Berkaitan dengan kasus “Kaikai”, netizen meluncurkan petisi melalui platform partisipasi kebijakan publik online, berharap agar hukuman pidana terhadap anak-anak dapat diperberat, mendapat hampir 76.000 suara dukungan. Di depan gedung pengadilan distrik Taipei kemarin sore berkumpul warga yang membawa spanduk dan bunga putih, warga menyerukan “pengasuh jahat, tidak boleh diberi pembebasan bersyarat, satu-satunya adalah hukuman mati”. Direktur gedung Taipei 101, Jia Yong-jie(賈永婕) memposting isi kegiatan ini di lama facebooknya, pada sore kemarin (19/3) hadir di tempat ikut mendukung aksi ini.

Pengasuh anak bermarga Liu yang menyiksa anak laki-laki “Kaikai” sampai meninggal dunia, memicu warga melancarkan aksi solidaritas. Polisi menjaga keamanan ketertiban agar menghindari terjadinya kecelakaan, kemarin (19/3) mengerahkan hampir 15 polisi untuk mengamankan. Pengadilan distrik Taipei berkumpul hampir 200 warga, sebagian besar mengantri untuk masuk ke ruang sidang pengadilan, sejauh ini tidak terjadi konflik.

2 kakak adik bersaudara Liu Cai-xuan(劉彩萱) dan Liu Ruo-lin (劉若琳) dipercayakan oleh Yayasan Kesejahteraan Anak untuk mengasuh bayi laki-laki 1 tahun “Kaikai” pada Agustus 2023, keduanya pada tanggal 1 September hingga 23 Desember tahun yang sama, melakukan tindakan penyiksaan terhadap “Kaikai”, menyebabkan anak ini luka parah dan 24 Desember tahun yang sama didapati tidak sadarkan diri, dilarikan ke rumah sakit namun tidak terselamatkan.

Kantor Kejaksaan Distrik Taipei menuntut dua orang karena kasus penyiksaan anak, menghambat perkembangan fisik dan mental anak dan menyebabkan kematian, maka kasus ini diadili di pengadilan Distrik Taipei.

Komentar

Terbarumore