(Taiwan, ROC) -- Kementerian Dalam Negeri (MOI) Taiwan mempromosikan pelatihan staf pencegahan bencana dengan harapan jumlah totalnya dapat mencapai 100.000 orang di tahun ini. Terkait pertanyaan dari Dewan Urusan Dalam Negeri Yuan Legislatif hari ini (19/3), Wakil Menteri Dalam Negeri Ma Shih-yuan (馬士元) menyampaikan, bahwa MOI telah mengintegrasikan pelatihan staf pencegahan bencana dengan kementerian lainnya dan telah memperkuat pelatihan bagi sopir taksi serta staf pengelola bangunan untuk pencegahan bencana melalui proyek-proyek khusus.
Komisi Urusan Dalam Negeri Yuan Legislatif dijadwalkan untuk menangani rancangan amandemen Undang-Undang Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada tanggal 19, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Ma Shih-yuan diundang untuk hadir guna menjalani pemeriksaan.
Pemerintah mempromosikan ketahanan bangunan di masyarakat dan para legislator prihatin dengan kemajuan pelatihan petugas pencegahan bencana Kementerian Dalam Negeri. Terkait dengan hal ini, Kepala Ditjen Pemadam Kebakaran Hsiao Huan-chang (蕭煥章) menyampaikan, bahwa di akhir tahun lalu, total ada 42.000 orang yang mendapatkan pelatihan pencegahan bencana. Tahun ini, diperkirakan jumlah total prajurit yang aktif dan purnawirawan yang akan masuk dalam pelatihan umum cadangan tetap maupun dinas alternatif untuk pencegahan bencana di tahun ini akan mencapai 100.000 orang. Sementara untuk sukarelawan dari masyarakat umum, Ditjen Pemadam Kebakaran juga bekerja sama dengan berbagai kota dan kabupaten, di mana setiap kota dan kabupaten harus memiliki setidaknya 300 orang per tahun.
Terkait dengan pertanyaan dari legislator Partai Demokratik Progresif (DPP), Wang Mei-hui (王美惠), Wakil Mendagri Ma Shih-yuan menyampaikan, bahwa MOI juga menggelar pelatihan pencegahan bencana bagi para sopir taksi dan pengelola gedung apartemen. Ma Shih-yuan mengatakan, “tapi kini kita memiliki saluran lain, kita memiliki program penguatan khusus bagi para sopir taksi dan pengelola gedung apartemen, sehingga Ditjen Pemadam Kebakaran bekerja keras di sini, Ditjen Pertanahan bersama dengan Kementerian Transportasi di saat yang sama juga bekerja. Oleh sebab itu, tidak hanya Ditjen Pemadam Kebakaran yang melakukan pelatihan pencegahan bencana, kami juga melakukan pelatihan melalui berbagai lembaga kementerian.”
Legislator DPP Lee Bo-yi (李柏毅) dan Huang Jie (黃捷) prihatin dengan keamanan berbagai pipa industri bawah tanah yang berada di Kota Kaohsiung dan peran yang dapat dimainkan oleh petugas pencegahan bencana. Kementerian Ekonomi menyampaikan, bahwa setiap zona industri mengadopsi strategi pertahanan daerah bersama. Kementerian Ekonomi mengharuskan pihak industri untuk menyediakan pengelolaan jalur pipa dan rencana manajemen, bekerja sama dengan pemerintah lokal dalam pengauditan.
Ma Shih-yuan menyampaikan, bahwa pelatihan petugas pencegahan bencana mengadopsi pelatihan semua bencana, dengan total 22 jenis bencana. Tujuan dari pelatihan bencana ini adalah penyelamatan diri dan saling membantu. Oleh sebab itu, selain bencana di bawah kewenangan MOI, Kementerian Ekonomi dan Kementerian Pertanian juga memiliki petugas pencegahan bencana. Ma mengutarakan, terkait dengan keamanan pipa industri, pelatihan petugas pencegahan bencana berfokus pada pendeteksian bahaya dan pemisahan, sementara penanggulanan bencana ditangani oleh departemen profesional.