History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hadapi Patroli Kesiapan Tempur Gabungan RRT, Menhan Koo: Latihan Kesiapan Tempur Segera Telah Diaktifkan

  • 18 March, 2025
  • 曾秀情
Hadapi Patroli Kesiapan Tempur Gabungan RRT, Menhan Koo: Latihan Kesiapan Tempur Segera Telah Diaktifkan
Menteri Pertahanan Wellington Koo

(Taiwan, ROC) -- Kantor Urusan Taiwan dan Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) saat menanggapi pertanyaan media baru-baru ini, secara tidak langsung mengonfirmasi jikalau militer RRT telah melaksanakan “Patroli Kesiapan Tempur Gabungan” di wilayah laut dan udara sekitar Taiwan pada Senin (17/3) kemarin. Mereka mengklaim bahwa tindakan tersebut adalah “tindakan yang diperlukan, sah, dan wajar”, serta membenarkan aksi latihan militer tersebut dengan dalih “melindungi kedaulatan negara”.

Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo (顧立雄) pada hari ini (18/3) saat berada di Yuan Legislatif menanggapi hal tersebut dengan menyatakan bahwa militer RRT belakangan ini sering melakukan aksi militer serupa, yang termasuk dalam tindakan provokatif di wilayah abu-abu, sehingga secara serius memengaruhi perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Menhan Koo menyebutkan, militer Negeri Tirai Bambu mengerahkan sejumlah besar pesawat tempur dan kapal perang yang memasuki wilayah dalam jarak 24 mil laut dari Taiwan untuk melakukan aksi militer. Yang membedakannya dari sebelumnya adalah pesawat militer RRT memasuki wilayah udara sekitar Taiwan, sementara kapal perang di laut tidak meninggalkan area tersebut.

Dalam menanggapi patroli kesiapan tempur yang kerap dilakukan oleh militer Negeri Panda, Menhan Koo menyatakan bahwa militer Taiwan telah mengaktifkan latihan “Kesiapan Tempur Segera” sebagai respons dan langkah pencegahan terhadap aksi gangguan serupa. Dirinya menunjukkan, latihan tersebut merupakan bagian dari rencana latihan yang terorganisir, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kesiapan tempur melalui simulasi skenario dan latihan respons cepat, guna memastikan keamanan nasional tetap terjaga.

Selain itu, Kementerian Keamanan Negara RRT kemarin merilis nama dan foto empat personel militer Taiwan dari unit perang siber. Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo (顧立雄) mengecam tindakan tersebut, dan menuduh bahwa Negeri Panda mengambil gambar dari informasi publik di internet, kemudian membuat tuduhan tak berdasar dengan “memutarbalikkan fakta”. Menhan Koo menegaskan bahwa pihak yang sebenarnya melakukan serangan siber dan infiltrasi adalah RRT. Banyak negara di Eropa dan Amerika Serikat (AS) juga telah membuktikan jika Negeri Panda merupakan sumber utama serangan siber global. Koo menegaskan, yang seharusnya dikutuk adalah tindakan pemerintah RRT, bukan Taiwan.

Menhan Koo kembali menegaskan bahwa militer Taiwan akan terus memantau pergerakan militer RRT dan meresponsnya secara tepat waktu guna memastikan keamanan Selat Taiwan, serta stabilitas regional.

Komentar

Terbarumore