(Taiwan, ROC) -- Yuan Legislatif pada tanggal 11 Maret mengelar sidang peninjauan usungan rancangan anggaran negara, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰), dalam laporan secara lisan membeberkan 3 kendala sulit yang dihadapi, ia mengungkit penghapusan anggaran subsidi pada TaiPower sebesar NT100 milyar, hal ini nantinya akan memberikan tekanan pada TaiPower, berharap Yuan Legislatif dapat membahas dan mempertimbangan untuk memberikan anggaran yang masuk akal demi mengembalikan kesejahteraan rakyat.
Yuan Legislatif meloloskan pembacaan ketiga Rancangan Anggaran Pusat untuk tahun ini pada awal tahun, dari rancangan anggaran sebesar NT$313,25 triliun, setelah melalui pemeriksaan dikurangi sekitar 207,6 milyar, merupakan penghapusan terbanyak dalam sejarah, Yuan Eksekutif merasa memiliki kendala yang sulit dengan pengurangan ini, untuk itu kembali mengajukan untuk peninjauan pada tanggal 27 Februari lalu, dan Yuan Legislatif menggelar rapat peninjauan rancangan anggaran pada 11 Maret, mengundang Perdana Menteri Chou Jung-tai untuk memberikan laporan dan persiapan interpelasi.
Dalam laporan secara lisan dari PM Cho Jung-tai menyampaikan tiga kendala sulit, yang pertama adalah sengketa jumlah pengurangan anggaran, meminta dari Yuan Eksekutif sendiri yang melakukan penyesuaian pengurangan mencapai 63,6 milyar, melanggar prinsip pemisahan kekuasaan, yang akan menyebabkan tidak ada satu orangpun yang bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan dari kebijakan tersebut, sehingga sulit membangun akuntabilitas politiknya, juga tidak sesuai dengan peraturan Undang-Uangan Anggaran Negara pasal 49.
Jumlah pengurangan dan penghapusan anggaran kali ini mencatat rekor tinggi baru, terkait dengan fluktuasi pengurangan dan penghapusan yang sangat besar untuk jenis atau lembaga tertentu, hal ini telah memengaruhi pengoperasian dan kerja dari lembaga terkait. Cho Jung-tai menggunakan contoh, biaya perjalanan ke kawasan Daratan Tiongkok dipangkas 80%, biaya perjalanan keluar negeri dan biaya pelatihan pendidikan dipotong 60%, pengurangan ini nantinya akan sangat memengaruhi hubungan Taiwan dengan internasional termasuk penyelundupan narkoba, penipuan elektronik dan lainnya akan berpengaruh; biaya kebijakan media dan propaganda dikurangi 60%, yang mana akan melemahkan komunikasi dan pemberian penjelasan fungsi penting kebijakan, yang nantinya malah mendorong tersebar luasnya berita palsu.
Selain itu, pembekuan jumlah dana anggaran bertambah 9 kali lipat dari anggaran 3 tahun lalu, ketidakpastiam sangat tinggi, sangat tidak menguntungkan bagi tugas dan hal-hal terkait; banyak anggaran yang sulit dicairkan dari pembekuan dana, dan mengakibatkan sulit untuk meneruskan pengoperasian kerja lembaga terkait; sebagian isi dari hasil keputusan juga memiliki kesulitan untuk dijalankan.
Terkait dengan penghapusan penyuntikan NT$100 milyar dana subsidi TaiPower, PM Cho Jung-tai mengemukakan, TaiPower telah mengalami kerugian hampir NT$430 milyar, kebijakan pemberian subsidi NT$100 milyar untuk menutupi kerugian, dan bukan memberikan subsidi kepada sebuah perusahaan biasa. Dengan subsidi ini, keuangan TaiPower baru bisa sehat dan dapat beroperasi dengan normal.
Cho Jung-tai menekankan, Yuan Eksekutif akan mematuhi prinsip penghematan, tidak akan menyia-nyiakan dengan sumber daya negara, berharap dapat kembali merancang mekanisme pengoperasian konstitusional, Yuan Legislatif dan Yuan Eksekutif dapat berkomunikasi dengan sikap rasional dan saling bekerja sama.