(Taiwan, ROC) --- Merek fashion terkenal United Colors of Benetton dan SISLEY dikabarkan akan sepenuhnya menarik diri dari Taiwan. Semua item di toko mengadakan obral besar-besaran dengan diskon hingga 80%, sementara situs resmi Taiwan dan halaman Facebook mereka telah ditutup secara diam-diam. Berita ini mengejutkan banyak netizen.
Melalui laman Facebook, outlet di Sunshine Plaza Outlet (日曜天地OUTLET) baru-baru ini mengumumkan bahwa brand Benetton dan SISLEY akan sepenuhnya meninggalkan Taiwan. Oleh karena itu, mereka mengadakan ByeBye SALE, di mana semua pakaian akan didiskon.
Diskon dimulai dari 60%, dengan tambahan diskon 50% untuk pembelian 3 item atau lebih, sehingga diskon maksimal mencapai 80%. Promosi berlangsung hingga 31 Maret 2025.

United Colors of Benetton dikabarkan akan sepenuhnya menarik diri dari Taiwan. 圖:YAHOO
"Setiap model di toko hanya tersisa sedikit stok dan akan dijual sampai habis. Ini kesempatan terakhir, jika terlewat tidak akan ada kesempatan lagi!" tulis Sunshine Plaza Outlet melalui laman Facebooknya.
Setelah memeriksa situs resmi Benetton dan SISLEY Taiwan, terlihat pesan "Maaf, brand ini saat ini tidak tersedia." Selain itu, laman Facebook resmi Taiwan juga telah ditutup. Saat ini di Asia, hanya situs Korea Selatan dan India yang masih dapat diakses secara normal.
Grup Benetton didirikan di Italia pada tahun 1965, dengan SISLEY bergabung pada tahun 1974. Grup ini mendirikan anak perusahaan di Taiwan pada tahun 2007.
Memiliki gerai di lebih dari 120 negara, pada masa kejayaannya memiliki 50 toko langsung di Taiwan. Saat ini hanya tersisa 4 toko yang masih beroperasi, termasuk di Breeze Xinyi dan Gloria Outlets.
Pada Maret tahun lalu (2024), merek ini bahkan masih membuka toko konsep terbatas di Taipei 101 dan mengundang aktor untuk promosi. Tidak disangka dalam waktu singkat satu tahun kemudian muncul kabar penarikan diri dari Taiwan.