History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pengumpulan Karya TLAM ke-10 Resmi Dimulai, Promosikan Dialog Etnis Perkaya Budaya Taiwan

  • 08 March, 2025
  • 曾秀情
Pengumpulan Karya TLAM ke-10 Resmi Dimulai, Promosikan Dialog Etnis Perkaya Budaya Taiwan
Pengumpulan Karya TLAM ke-10 Dimulai

(Taiwan, ROC) -- Pers konferensi untuk Penghargaan Sastra Migran (Taiwan Literature Award for Migrans/TLAM) ke-10 berlangsung di Asian Square kecil Taichung pada hari ini (8/3), panitia penyelenggara secara khusus mengundang aktor ternama Vietnam Liên Bỉnh Phát untuk hadir untuk bersama-sama mengumumkan pengumpulan karya sastra dengan total hadiah mencapai NT$350.000 resmi dimulai.

Lebih dari jutaan pekerja migran dari Asia Tenggara yang sudah menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan dari masyarakat Taiwan, dan mereka memiliki beragam kisah yang patut diketahui oleh lebih banyak orang Taiwan. Penghargaan Sastra Migran (TLAM)berharap dapat terus mendukung sekaligus mendorong para pekerja migran ini untuk mencurahkan kisahnya dalam tulisan berbahasa ibu mereka masing-masing, serta menyuarakan kisah mereka ini dalam berbagai saluran agar semakin banyak orang yang mendengarkan suara dari kampung halaman yang berbeda. Penghargaan Sastra Migran yang memiliki makna kusus di kalangan sastra Taiwan, tahun ini telah memasuki tahun kesepuluh. Kegiatan pengumpulan karya resmi dimulai hari ini tanggal 8 Maret 2025.

Radio Taiwan Internasional (Rti) selaku panitia pendukung dalam acara ini, di mana Wakil Presiden Rti Lee Ming-li (李明俐) dalam pers konferensi TLAM menyampaikan, Rti memberikan layanan penyiaran dalam bahasa Asia Tenggara sudah sangat lama, bahkan tahun lalu bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Radio Polisi menyiarkan acara baru untuk menyampaikan suara kisah cerita dari teman-teman penduduk imigran dan pekerja migran kepada masyarakat Taiwan, agar dapat saling mengerti satu sama lain. Wakil Presiden Rti Lee Ming-li mengatakan, “Banyak orang Taiwan yang menulis surat pada kami, memberitahukan kami bahwa mereka melalui acara ini belajar dan memahami lebih banyak tentang kehidupan dari penduduk imigran dan pekerja migran, mendengarkan suara mereka. Untuk itu kami mengetahui bahwa tidak peduli melalui sastra, melalui radio atau televisi, drama dan lainnya, semua ini sangat membantu kita untuk meningkatkan saling pengertian dan keharmonisan sosial.”

Chairperson Panitia penyelenggara “GrX Studio”, Phil Tang (湯昇榮) menyampaikan, melalui umpan balik dari teman-teman pekerja migran, dapat membuat kita lebih mendengarkan Taiwan dari suara-suara yang sebelumnya tidak terdengar dan melihat hal yang sebelumnya tidak terlihat.

Pelopor “Penghargaan Sastra Migran” yang juga adalah ketua “Asosiasi Pendidikan, Sains dan Kebudayaan Asia Tenggara” Chang Cheng (張正) mengatakan, pada tahun 2014 untuk pertama kali tema pekerja migran dimasukan dalam penghargaan sastra, ide ini muncul saat saya makan di sebuah rumah makan, selama 10 tahun ini telah melihat kisah-kisah dari semua yang jumlahnya sudah tidak dapat terhitung, ia juga mendorong kelompok main stream dan non main stream untuk saling berdialog, memahami kekayaan ragam sastra Taiwan.

Direktur “Wild Grass Cerator” Ho Shing-ming (何昕明) menyampaikan, Taiwan memiliki lebih dari 800 ribu pekerja migran Asia Tenggara, ratusan ribu penduduk imigran baru yang menikah di Taiwan, keberlangsungan dari TLAM layaknya sebuah jendela yang terbuka yang memungkinkan penduduk imigran baru dan pekerja migran dapat mengekspresikan isi hati mereka, mendobrak kendala bahasa, budaya dan identitas serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk bersuara.

TLAM ke-10 terbuka untuk pekerja migran, penduduk imigran dan anak keturunannya untuk memberikan karya mereka, tidak hanya memungkinkan Taiwan untuk melihat dunia dari berbagai aspek, melainkan juga dunia dapat melihat keragaman dan kemakmuran Taiwan. Pengumpulan karya tidak dibatasi tema, tetapi untuk jumlah kata dibatasi tidak lebih dari 3.000 kata, babak penyisihan akan memilih 50 karya untuk diterjemahkan ke bahasa Mandarin, baru kemudian akan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari orang-orang berkecimpung dalam bidang seni seperti Kuang Chung-shiang (管中祥), Tsai Chi-hua (蔡淇華) dan lainnya, untuk memilih 1 karya sebagai juara pertama, 1 karya juara pilihan juri, 3 karya unggulan, 3 orang dengan karya pilihan juri muda, selain itu karya-karya dari pemenang memiliki kesempatan untuk diikutsertakan dalam proyek pengembangan naskah untuk dijadikan film televisi.

Komentar

Terbarumore