(Taiwan, ROC) -- Wakil Menteri Kementerian Urusan Digital Taiwan (MODA) Lin Yi-jing (林宜敬) pada hari ini (7/3), menyampaikan bahwa media berita telah lama menghadapi dilemma rendahnya jumlah pelanggan dan hilangnya pendapatan iklan, menyerukan agar masyarakat mengakui nilai berita dan mendukung kelangsungan hidup media berkualitas tinggi. Hal ini tidak hanya masalah keadilan dan kewajaran, tapi juga landasan dunia yang bebas dan demokratis.
Pada Maret 2023, Google mengumumkan untuk menginvestasikan sumber daya untuk mendukung program 3 tahun “Dana Kemakmuran Bersama Berita Digital Taiwan”, berjanji untuk menyediakan dana NT$ 100 juta setiap tahunnya, membantu industri berita Taiwan mempromosikan transformasi digital dan inovasi industri. Pada tanggal 7, presentasi Demo Day kedua dari tahun pertama diadakan di Taman Budaya dan Kreatif Songshan.
Dalam konferensi pers, Wakil Menteri Kebudayaan Lee Ching-hwi (李靜慧) mengemukakan, bahwa saat ini ia tengah berupaya keras untuk meyakinkan para creator agar menggunakan konten, teks, gambar, dan video mereka sendiri untuk memberi makan AI kita sendiri yang berdaulat. Namun, semua bertanya, seperti apakah wajah Taiwan dalam konten yang diproduksi? Di sisi lain, tawar-menawar media telah lama dibahas, tapi belum ada kemajuan. Dengan kemajuan AI yang terus-menerus, hal ini menjadi masalah yang tidak dapat dihindari.
Wakil Menteri Lin Yi-jing dari MODA mengemukakan, bahwa media berita harus diberi harga yang merupakan konsensus semua orang. Namun, situasi media berita dalam beberapa tahun terakhir tidak begitu baik. Pendapatan media berita tradisional berasal dari 2 aspek, yaitu langganan pembaca dan iklan. Akan tetapi, kebanyakan orang jarang berlangganan media dan menonton berita gratis di internet. Pendapatan iklan kini diambil beberapa platform sosial besar, sehingga kekuatan masyarakat sangat penting.
Ia menekankan, bahwa ini bukan hanya masalah keadilan dan kewajaran, tapi juga landasan dunai yang bebas dan demokratis. Ia berkata, “negara-negara demokrasi di seluruh dunia telah diserang sejumlah informasi palsu yang telah meresahkan kita. Kita harus menekan informasi palsu ini. Di satu sisi, kita harus memblokir sumber informasi palsu ini. Di sisi lain, kita harus membiarkan media tradisional, reguler, dan berkualitas tinggi ini memperoleh pendapatan yang baik dan memungkinkan mereka untuk bertahan hidup. "
Pada saat presentasi, media berita daring ETtoday menunjukkan "generator berita terkini berbasis informasi" yang menggunakan data yang disediakan oleh organisasi kredibel seperti Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB), SYSTEX, dan Chinese Professional Baseball League (CPBL) untuk melaporkan berita terkini tentang gempa bumi, cuaca, pasar saham Taiwan, liga bisbol profesional. Semua berita yang dihasilkan ditandai dengan sumber data, misalnya “sumber: CWA”, meningkatkan kepercayaan pembaca terhadap informasi dan rasa profesionalisme mereka. Mereka menunjukkan bahwa penerapan generator tersebut secara signifikan meningkatkan efisiensi produksi berita dan sangat mengurangi tingkat kesalahan penulisan manual, sekaligus memungkinkan jurnalis untuk segera terlibat dalam wawancara profesional dan berfokus pada pelaporan yang lebih mendalam dan berharga.