History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Infiltrasi Zona Abu-abu Semakin Meluas Berubah Menjadi Simulasi Perang? Wellington Koo: TPR Belum Memiliki Kemampuan Mendarat di Taiwan Sepenuhnya

  • 04 March, 2025
  • 尤繼富
Infiltrasi Zona Abu-abu Semakin Meluas Berubah Menjadi Simulasi Perang? Wellington Koo: TPR Belum Memiliki Kemampuan Mendarat di Taiwan Sepenuhnya
Infiltrasi Zona Abu-abu Semakin Meluas Berubah Menjadi Simulasi Perang? Wellington Koo: TPR Belum Memiliki Kemampuan Mendarat di Taiwan Sepenuhnya 圖/Rti

(Taiwan, ROC) Beberapa hari ini militer Daratan Tiongkok tanpa ada pemberitahuan membentuk zona simulasi latihan militer penembakan riil di perairan laut lepas Kaohsiung, masyarakat luar mengkhawatirkan tindakan militer yang intensif, tidak henti-hentinya memperluas ancaman militer, apakah ada kemungkinan “simulasi militer” berubah menjadi “latihan perang”? Berkaitan dengan hal ini Menhan Wellington Koo kemarin (3/3) memberikan penjelasan kepada media bahwa, berdasarkan informasi intelijin menunjuk, saat ini militer RRT tidak memiliki kekuatan sepenuhnya untuk menyerang Taiwan.

Wellington Koo mengatakan, RRT mengusung sasaran pertahanan dan modernisasi pasukan militer, dan berlanjut mengembangkan serangan terhadap Taiwan secara menyeluruh, dan berlanjut menolak intervensi kekuatan asing, akan tetapi Kemenhan beranggapan, selat Taiwan sebagai penghadang alami, saat ini militer RRT tidak bisa mendarat di Taiwan untuk berperang. Menhan Wellington Koo mengatakan, “saya juga tidak beranggapan pihak mereka saat ini sudah memiliki kemampuan perang amfibi, tentu saja pihaknya tidak akan menyerah dalam upaya menyerang Taiwan , Tentara Pembebasan Rakyat yang dikenal dengan “zona abu-abu infiltrasi baru”, belakangan ini di perairan laut lepas Kaohsiung, ini adalah infiltrasi yang umum terjadi di zona abu-abu, juga meningkatkan intensitas pencegahan militer kita.”

Berkaitan dengan apakah TPR mengadopsi berbagai jenis patroli kesiapan tempur, atau infiltrasi zona abu-abu dengan peluang “simulasi militer” menjadi “latihan perang”? Wellington Koo mengatakan, berkaitan dengan kemungkinan mengesampingkan, seyogyanya ada tanda-tanda peringatan, Kemenhan saat ini masih memperkuat tugas menganalisa, agar bisa ditindak lanjuti.

Wellington Koo mengatakan, “Saat ini kami sudah menjalani “penerapan riil”, sehingga kami bisa berspekulasi kemungkinan niat upaya dan menanggapinya, kami telah membangun simulasi persiapan tempur.”

Wellington Koo mengemukakan, jika infiltrasi zona abu-abu jika tidak ditangani dengan baik, belum tentu bisa berubah menjadi peperangan, akan tetapi selanjutnya masih perlu ditindaklanjuti seperti perang kognitif, hukum perang, perang opini akan bermunculan, dan menimbulkan kerugian pada perpolitikan dan komunitas sosial, memengaruhi tekad warga untuk melawan musuh, ini menunjukkan tanggapan terhadap infiltrasi zona abu-abu sangat penting.

Selain itu RRT melakukan serangan terhadap Taiwan, tidak henti-hentinya mendekati perairan 24 mil laut dari Taiwan, apakah batasan “hak pertahanan”, standar serangan balik yang diadopsi Kemenhan akan mengalami perubahan? Wellington Koo menegaskan, Taiwan akan berdasarkan pada peraturan Piagam PBB pasal 51, ketika negara berdaulat manapun yang mendapat serangan militer dari luar, memiliki hak yang melekat untuk menggunakan kekuatan untuk membela diri.

Komentar

Terbarumore