(Taiwan, ROC) -- Pemerintah Kota Taipei mendorong transformasi toilet umum bergerak di taman menjadi toilet berkonsep lanskap, yang menyatu dengan lingkungan alami di sekitar taman. Desainnya mempertimbangkan aksebilitas universal, termasuk kebutuhan lansia, keluarga dengan anak, kesetaraan gender, serta fasilitas ramah disabilitas. Selain itu, aspek keamanan dan privassi pengguna juga menjadi perhatian utama.
Kepala Kantor Pengelolaan Taman Gunung Yangming yang bertanggung jawab, Chen Yan-cai (陳彥材) mengungkapkan bahwa Walikota Tonami, Jepang bersama rombongannya baru-baru ini mengunjungi Festival Bunga Shan Tseng Chi dan memuji toilet lanskap di dalam taman, yang menurutnya senyaman dan sebersih toilet umum di Jepang. Hingga saat ini, Administrasi Taman telah menyelesaikan pembangunan dan membuka sebanyak 21 toilet lanskap di taman-taman yang berlokasi di daerah Beitou dan Shilin.
Kepala Administrasi Taman, Lan Shu-fan (藍舒凢) menyatakan bahwa desain toilet lanskap di dalam taman berfokus pada harmonisasi dengan lingkungan alami di sekitarnya. Konsep desainnya mengusung unsur kayu dan vegetasi, sementara bagian eksterior utamanya menggunakan panel logam dengan cat perak yang tahan angin, hujan, serta cuaca ekstrem, sehingga dapat mengurangi biaya perawatan dan memperpanjang masa pakai.
Selain itu, toilet tersebut dirancang dengan prinsip aksebilitas universal, mencakup kebutuhan lansia, keluarga dengan anak, kesetaraan gender, serta fasilitas ramah disabilitas. Fasilitas yang disediakan antara lain pintu masuk yang memungkinkan akses kursi roda dengan mudah, toilet khusus anak, kursi keamanan, serta meja ganti popok, sehingga semua orang, baik pria, wanita, anak-anak, maupun lansia, dapat menggunakannya dengan nyaman dan aman.

(台北市公園處提供)