(Taiwan, ROC) -- Kejahatan penipuan semakin merajalela. Baru-baru ini, Kantor Ekonomi dan Budaya Manila (MECO) mengadakan dialog dengan aparat penegak hukum terkait di Filipina mengenai kerja sama dalam pemberantasan penipuan dan mencapai kesepakatan untuk memperkuat pertukaran intelijen serta bersama-sama memberantas pelaku penipuan.
Atas undangan MECO, para pejabat dari berbagai lembaga penegak hukum Filipina baru-baru ini berkunjung ke kantor perwakilan. Pertemuan ini dipimpin oleh Perwakilan MECO Wallace M.G. Chow (周民淦), serta dihadiri oleh Wakil Perwakilan MECO Li Ting-sheng (李廷盛), pejabat urusan politik, naradamping kepolisian, naradamping penghubung Biro Investigasi, naradamping Penjaga Pantai, dan naradamping Direktorat Jenderal Imigrasi.
MECO mengungkapkan bahwa pemberantasan kejahatan penipuan merupakan salah satu prioritas utama dalam keamanan Taiwan saat ini. Pemerintah Taiwan kini tengah mengupayakan penerapan “Pedoman Strategis Generasi Baru untuk Pemberantasan Penipuan Versi 2.0” guna secara efektif menanggulangi kejahatan penipuan, termasuk penipuan lintas negara.
Kedua belah pihak juga membahas kasus penipuan yang terjadi di Filipina dan mencapai beberapa kesepakatan, yaitu mengadakan pertemuan secara berkala untuk bertukar informasi terkait modus operandi penipuan, berdiskusi dan melakukan penyelidikan kasus berdasarkan informasi yang akurat, mengambil tindakan bersama sesuai dengan hukum Filipina untuk memberantas warga Taiwan yang melakukan kejahatan penipuan di Filipina, dll.
Selain itu, MECO juga akan memanfaatkan berbagai pertemuan komunitas untuk menyosialisasikan pencegahan penipuan kepada warga Taiwan yang tinggal di Filipina, guna meningkatkan kesadaran mereka terhadap bahaya penipuan.