(Taiwan, ROC) --- Setelah insiden kebakaran yang diduga disebabkan oleh power bank yang terlalu panas di Air Busan Korea Selatan terjadi pada Januari silam, membuat beberapa maskapai penerbangan dunia telah menerapkan peraturan terkait.
Dari 4 maskapai nasional Taiwan, EVA Air mulai 1 Maret akan melarang total penggunaan dan pengisian daya power bank serta baterai lithium cadangan selama penerbangan.
Selain itu, maskapai Tigerair Taiwan dan STARLUX Airlines saat ini sudah melarang penggunaan power bank selama penerbangan, sementara China Airlines menyarankan penumpang untuk tidak menggunakan power bank selama penerbangan.
Pada 28 Januari 2025, maskapai Air Busan dengan nomor penerbangan BX391 yang bersiap terbang dari Bandara Gimhae Busan menuju Hong Kong mengalami kebakaran mendadak di kabin yang diduga disebabkan oleh power bank yang terlalu panas.
176 penumpang dievakuasi darurat, dengan 7 orang mengalami cedera. Setelah kejadian tersebut, Air Busan mengumumkan larangan penempatan power bank di kompartemen bagasi atas kursi untuk mengurangi risiko kebakaran di kabin. Beberapa maskapai Korea lainnya juga mengeluarkan peraturan serupa.
Pada Selasa (25/2), maskapai EVA Air mengumumkan bahwa power bank dan baterai lithium cadangan sebelumnya memang tidak diperbolehkan di bagasi yang dicheck-in dan harus dibawa dalam bagasi kabin untuk menghindari tekanan atau kerusakan.
Namun untuk lebih meningkatkan keselamatan penerbangan, mulai 1 Maret 2025, semua penerbangan EVA Air akan melarang total penggunaan dan pengisian daya power bank serta baterai lithium cadangan.
EVA Air menyarankan penumpang untuk mengisi penuh perangkat mereka sebelum boarding, dan sebagian besar pesawat dilengkapi dengan stopkontak AC dan port pengisian USB (Type A) di kursi.
Peraturan yang berlaku saat ini di maskapai Tigerair Taiwan dan STARLUX Airlines sudah melarang total penggunaan power bank selama penerbangan. STARLUX menyatakan bahwa pesawat mereka dilengkapi port pengisian daya, dan awak kabin akan mengingatkan penumpang melalui pengumuman untuk mematuhi peraturan.
Tigerair menekankan bahwa mereka akan secara khusus mengingatkan penumpang bahwa power bank hanya boleh dibawa seperti dipegang atau disimpan di saku. Situs web China Airlines menyarankan penumpang untuk tidak menggunakan power bank selama penerbangan.
Otoritas Penerbangan Sipil di Taiwan (CAA) menyatakan bahwa terkait pembatasan pembawaan dan penggunaan power bank oleh penumpang di Korea, maka mereka tengah mengumpulkan informasi internasional untuk evaluasi.
Menurut peraturan ICAO (International Civil Aviation Organization) dan CAA, baterai lithium dengan kapasitas kurang dari 100 watt-hour diizinkan dibawa dalam kabin, sedangkan untuk kapasitas 100-160 watt-hour memerlukan persetujuan maskapai dan dibatasi maksimal dua unit per orang. Dan kebanyakan power bank memiliki kapasitas di bawah 100 watt-hour.