(Taiwan, ROC) -- Terkait dengan 4 veteran mayor jenderal Sun Hai-tao (孫海濤) dan lainnya dengan dugaan sebagai mata-mata komunis yang dinyatakan tidak bersalah, Menteri Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) Chiu Chui-cheng (邱垂正) hari ini (25/2) menyampaikan, kebijakan reunifikasi Tiongkok tidak pernah berubah, tindakan infiltrasi dan pemecahan Taiwan selalu ada, berharap lembaga keadilan melakukan pemeriksaan hingga tuntas, tidak mengecewakan orang baik dan memberikan toleransi pada niat jahat, ini merupakan harapan dari seluruh masyarakat Taiwan.
Veteran Mayor Jenderal Sun Hai-tao (孫海濤), Penulis Chu Kang-ming (祝康明), veteran kolonel tentara Liu Wan-li (劉萬禮), dan Kuei Ya-ti (歸亞蒂) digugat melanggar Hukum Keamanan Nasional, dan Pengadilan Kaoshiung pada tanggal 24 Februari beranggapan “tidak dapat terbukti dana berasal dari Kantor Urusan Taiwan”, “tidak dapat membuktikan pembangunan organisasi” sehingga dinyatakan tidak bersalah, Ditjen Kejaksaan Kaohsiung merasa tidak puas sehingga akan mengajukan naik banding.
Mengenai hal ini, Ketua MAC Chiu Chui-cheng hari ini (25/2) dalam wawancara sebelum rapat interpelasi menyampaikan, strategi kebijakan reunifikasi tidak pernah berubah, tindakan infiltrasi dan pemecahan serta lainnya terhadap Taiwan selalu ada, berharap lembaga keadilan melakukan pemeriksaan hingga tuntas, tidak mengecewakan orang baik dan memberikan toleransi pada niat jahat, ini merupakan harapan dari seluruh masyarakat Taiwan.
Terkait dengan kasus perselingkuhan dari Pendiri UMC Robert Tsao (曹興誠) di mana dalang dibalik semua ini adalah Kementerian Pertahanan dan Keamanan Partai Komunisi Tiongkok, Chiu Chui Cheng mengemukakan, ia tidak memberikan komentar terhadap kasus perorangan, menjunjung lembaga keadilan, berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan, pemerintah juga menetapkan hati untuk menjaga kedaulatan negara dan dapat menjalankan konstitusi dengan demokrasi kebebasan, akan memperketat pemeriksaan terhadap segala kerja sama dalam dan luar negeri yang bersifat mengancam keamanan nasional.