(Taiwan, ROC) —- Rumah sakit besar di Taiwan mengalami kelebihan kapasitas di unit gawat darurat (UGD), mendorong Perhimpunan Kedokteran Gawat Darurat Taiwan (SEM) mengeluarkan pernyataan meminta bantuan. Pernyataan meminta bantuan langsung menarik perhatian masyarakat, karena sangat langka bagi perhimpunan bersangkutan untuk merilis pernyataan tersebut.
SEM menyatakan bahwa kemacetan di UGD tahun ini telah mencapai tingkat keparahan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan memperingatkan bahwa jika masalah ini berlanjut, maka akan menyebabkan pengunduran diri massal tenaga medis UGD.
Pada Senin hari ini (24/2), Juru Bicara Yuan Eksekutif, Michelle Lee (李慧芝), menyatakan bahwa Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) telah meminta Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) untuk melaporkan situasi terkait persiapan penanganan masalah ini.
Menurut Michelle Lee, PM pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis yang telah menjaga kesehatan masyarakat selama liburan Tahun Baru Imlek, terutama selama musim flu. Jumlah pasien dengan gejala komplikasi termasuk diare dan kasus serius, serta kasus yang terkonfirmasi tahun ini berlipat ganda dibandingkan 9 tahun terakhir.
PM secara khusus berterima kasih atas kerja keras tenaga medis garda terdepan.
MOHW menyatakan dalam rapat bahwa mereka terus membantu rumah sakit dalam melakukan penyesuaian tenaga medis, tempat tidur dan mekanisme rujukan. Selain itu, beberapa institusi medis telah melakukan penyesuaian internal akhir-akhir ini untuk mengurangi kemacetan di UGD.
PM Cho Jung-tai meminta pihak kementerian untuk menjelaskan kepada publik tentang respons dan persiapan pemerintah, dan membantu rumah sakit lain menerapkan pengalaman dan solusi dari rumah sakit yang telah berhasil mengurangi kemacetan di UGD, untuk mengatasi situasi saat ini secara efektif.
Peserta rapat hari ini termasuk Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chun (鄭麗君), Sekretaris Jenderal Kung Ming-hsin (龔明鑫), Wakil Sekretaris Jenderal Wang Kuei-lian (王貴蓮), Michelle Lee, serta Menteri MOHW Chiu Tai-yuan (邱泰源), Wakil Menteri Lin Ching-yi (林靜儀), Direktur Urusan Medis Liu Yueh-ping (劉越萍), dan Wakil Direktur Pusat Pengendalian Penyakit Lo Yi-chun (羅一鈞).