(Taiwan, ROC) --- Tujuan pemilahan sampah adalah untuk meningkatkan tingkat daur ulang, mengurangi pencemaran lingkungan, serta menurunkan biaya dan kesulitan pengelolaan sampah.
Banyak warga memiliki jas hujan dan payung rusak di rumah mereka. Baru-baru ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota New Taipei menjelaskan cara yang benar untuk membuang barang-barang tersebut. Pembuangan harus dilakukan sesuai dengan jenis materialnya untuk menghindari pelanggaran Undang-Undang Pengelolaan Sampah yang dapat dikenakan denda hingga NT$6.000.
Dinas Lingkungan Hidup Kota New Taipei baru-baru ini memposting di halaman Facebook, menjelaskan bahwa jas hujan (tipis) termasuk dalam kategori limbah plastik dan dapat didaur ulang.
Sedangkan jas hujan yang lebih tebal atau jas hujan dua potong (terpisah antara atas dengan bawah tubuh), termasuk sampah umum dan harus dibuang menggunakan kantong sampah khusus untuk kemudian diangkut oleh truk sampah.
Selain itu, jika barang tersebut memiliki simbol daur ulang (seperti plastik jenis nomor 1 hingga 6) atau mengandung bahan yang dapat didaur ulang, dan setelah dinilai oleh petugas di lokasi, maka barang tersebut juga dapat didaur ulang.
Sedangkan untuk payung rusak, karena terdiri dari berbagai bahan, maka harus dibongkar terlebih dahulu sebelum dibuang.

Untuk payung rusak, karena terdiri dari berbagai bahan, maka harus dibongkar terlebih dahulu sebelum dibuang.圖: 風傳媒
Dinas Lingkungan Hidup Kota New Taipei menjelaskan, masyarakat perlu memisahkan rangka logam sebagai limbah logam untuk diproses oleh truk daur ulang, sementara kain payung dan gagang payung yang terbuat dari plastik dianggap sebagai sampah umum dan harus dibuang menggunakan kantong sampah khusus.
Menurut Pasal 50 Ayat 2 Undang-Undang Pengelolaan Sampah, maka masyarakat wajib melakukan pemilahan daur ulang dengan benar. Jika membuang sampah sembarangan, maka akan dikenakan denda antara NT$1.200 hingga NT$6.000.
Dinas Lingkungan Hidup Kota New Taipei menghimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan terkait dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.