History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Negara Ini Adalah Tujuan Favorit Warga Taiwan, Duduki Peringkat 3: Meningkat 20,5%

  • 20 February, 2025
  • 尤繼富
Negara Ini Adalah Tujuan Favorit Warga Taiwan, Duduki Peringkat 3: Meningkat 20,5%
Negara Ini Adalah Tujuan Favorit Warga Taiwan, Duduki Peringkat 3: Meningkat 20,5% 圖/LINE TODAY

(Taiwan, ROC) --- Data dari Japan National Tourism Organization (JNTO) menunjukkan bahwa jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Jepang pada Januari 2025 mencapai 3.781.200 orang. Angka ini meningkat 40,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Januari 2024 sebanyak 2.688.478 orang), yang juga memecahkan rekor bulanan tertinggi untuk dua bulan berturut-turut.

Jika dibandingkan dengan Januari 2023 yang berjumlah 1.497.472 orang, peningkatannya bahkan mencapai sekitar 2,5 kali lipat.

Berdasarkan pembagian wilayah, wisatawan dari Tiongkok menduduki peringkat pertama dengan 980.300 orang (meningkat 135,6% dibanding 2024). Diikuti oleh Korea Selatan dengan 967.100 orang (meningkat 12,8%), Taiwan 593.400 orang (meningkat 20,5%), Amerika Serikat 182.500 orang (meningkat 38,4%), dan Hong Kong 243.700 orang (meningkat 30,8%).

盼觀光客加速回流賴正鎰提產業8大建言| 財經焦點| 產經| 聯合新聞網

圖: YAHOONEWS

Di antaranya, jumlah wisatawan dari Korea Selatan, Taiwan, dan Australia (meningkat 35,3%, mencapai 140.200 orang) memecahkan rekor bulanan tertinggi sepanjang sejarah.

Jumlah wisatawan dari 17 negara termasuk Tiongkok, Hong Kong, Malaysia, Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris mencatat rekor tertinggi baru pada bulan Januari.

Selain itu, dari 23 wilayah pasar utama, kecuali Thailand (meningkat 6,9%, mencapai 96.800 orang), 22 pasar lainnya mencapai pertumbuhan dua digit.

JNTO menjelaskan bahwa jumlah wisatawan asing meningkat tajam pada bulan Januari karena Tahun Baru Imlek di wilayah Asia yang tahun ini jatuh pada akhir Januari, atau lebih awal dibandingkan tahun lalu yang jatuh pada bulan Februari.

Selain itu, pariwisata olahraga musim dingin, terutama ski, dari negara-negara seperti Australia dan Amerika Serikat juga turut mendorong industri pariwisata Jepang.

Komentar

Terbarumore