(Taiwan, ROC) – Pada September 2024, seorang wanita berkewarganegaraan Vietnam bermarga Fan (范) yang tinggal di Distrik Guanyin, Taoyuan dilaporkan diduga telah lama menyiksa dan membunuh hewan serta menjual daging anjing. Bisnisnya bahkan sangat dikenal di kalangan pekerja migran.
Mantan suami Fan menuduh dirinya telah menjual daging anjing selama bertahun-tahun di daerah tersebut. Meskipun telah berkali-kali melakukan komunikasi, tetapi hal tersebut tidak membuahkan hasil, hingga pada akhhirnya anak laki-laki mereka yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) menyaksikan langsung ibunya mengayunkan pisau, yang membuatnya sangat terpukul. Anak tersebut kemudian memutuskan untuk mengungkapkan kebenaran dan membongkar perbuatan keji ibunya. Setelah menerima laporan, Kantor Perlindungan Hewan bergegas mengirimkan petugas untuk melakukan inspeksi dan telah menyita, serta menempatkan semua anjing di tempat yang aman.
Menurut laporan, mantan suami Fan mengungkapkan bahwa wanita tersebut setiap tahunnya diduga menyiksa dan membunuh hampir seratus ekor anjing. Dirinya dengan rasa sedih mengatakan, “Dulu dia hanya sebagai perantara, tapi sekarang langsung membunuh dengan kedua tangannya sendiri”. Pekerja migran di sekitar lokasi mengetahui jika tempat tersebut menerima jasa penyembelihan, sehingga mereka menangkap anjing-anjing liar yang ada di sekitar, kemudian membawanya ke Fan. Fan kemudian menjual daging anjing dengan harga NT$600 per kg. Ditambah dengan pendapatan dari unggas seperti ayam dan bebek, rumah jagal tersebut diperkirakan meraup penghasilan sekitar NT$100.000-200.000 per bulan.
Ketika sang suami mengetahui perbuatan tersebut dan tidak dapat mencegahnya, dirinya pun hanya bisa menjaga anak mereka agar tidak mengetahui perbuatan sang ibu. Namun, setelah sang anak secara langsung menyaksikan ibunya mengayunkan pisau, ia merasa sangat terpukul dan pada akhirnya memutuskan untuk mengungkapkan tindakan yang dilakukan oleh ibunya.
范女疑似販賣狗肉,目前已移送地檢偵辦。(圖/翻攝自臉書粉專「相信動物」)
Kantor Perlindungan Hewan Kota Taoyuan saat menerima laporan terkait dugaan penyiksaan dan pembunuhan anjing pada tanggal 12 Agustus tahun lalu (2024), bergegas mengirim petugas ke lokasi untuk melakukan inspeksi, tetapi kala itu pihaknya tidak menemukan bukti penyiksaan atau pembunuhan anjing. Meski demikian, kondisi lingkungan tempat pemeliharaan hewan di lokasi tersebut dinilai buruk, dan pemilik pun diminta untuk memperbaikinya sebelum akhir bulan. Namun, dalam pemeriksaan ulang, diketahui jika perbaikan belum juga diselesaikan.
Selain itu, Kantor Perlindungan Hewan pada hari pemeriksaan ulang menghubungi mitra kerja Asosiasi “Faith for Animals” untuk membantu melakukan sterilisasi pada anjing-anjing tersebut, guna mencegah Fan (范) menggunakan anjing-anjing tersebut untuk keuntungan ilegal. Kemudian, pihak Asosiasi Faith for Animals menyebutkan bahwa mereka sebelumnya sudah melakukan sterilisasi pada anjing-anjing di tempat tersebut, tetapi kali ini pihaknya sama sekali tidak menemukan anjing-anjing yang telah disterilkan sebelumnya.
Setelah mewawancarai warga sekitar dan mantan suami Fan, Kantor Perlindungan Hewan pun mencurigai jika anjing-anjing tersebut bukanlah hewan peliharaan, melainkan merupakan barang dagangan daging anjing. Setelah ditanya lebih lanjut, akhirnya suami Fan mengaku jikalau istrinya diduga terlibat dalam penjualan daging anjing secara ilegal.
Kemudian, Kantor Perlindungan Hewan pada 6 September tahun lalu berhasil menyelesaikan pengumpulan data, termasuk bukti rekaman dari Asosiasi Faith for Animals dan menyerahkan kasus ini ke Kejaksaan Taoyuan untuk diproses lebih lanjut. Hingga berita ini dirilis pada 28 Januari 2025, hasil penyelidikan dari pihak kejaksaan masih dalam status menunggu.
Kantor Perlindungan Hewan menegaskan bahwa sejak menerima laporan, pihaknya langsung melakukan inspeksi dan menghubungi mitra kerja Asosiasi Faith for Animals untuk membantu melakukan sterilisasi pada anjing-anjing di lokasi. Mereka mengemukakan bahwa tidak ada kelalaian dalam menangani kasus ini. Meskipun kasus ini sudah diserahkan ke Kejaksaan untuk penyelidikan lebih lanjut, tetapi mereka akan tetap memberikan sanksi administratif yang tegas. Selain itu, semua anjing yang terlibat dalam kasus ini telah disita dan telah ditempatkan ke tempat yang aman.

動保處獲報立即派員到場稽查。(圖/TVBS)