History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Anomali Iklim Global: Taiwan Alami Musim Dingin Terpanjang, 2025 Diprediksi Tak Akan Tenang

  • 15 February, 2025
  • 尤繼富
Anomali Iklim Global: Taiwan Alami Musim Dingin Terpanjang, 2025 Diprediksi Tak Akan Tenang
Anomali Iklim Global: Taiwan Alami Musim Dingin Terpanjang, 2025 Diprediksi Tak Akan Tenang 圖/聯合報

(Taiwan, ROC) —- Cuaca semakin panas dari tahun ke tahun. Meskipun Taiwan mengalami cuaca dingin sejak awal musim dingin, terkadang masih ada hari-hari hangat dengan sinar matahari yang terik.

Mantan Ketua Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), Cheng Ming-dean (鄭明典) menganalisis peta anomali suhu global untuk periode Januari 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi dingin di sekitar Taiwan sangat berbeda dengan kondisi iklim di wilayah global lainnya.

Ia menilai situasi yang tidak biasa ini dapat memicu kejadian tak terduga, dan mengkhawatirkan bahwa 2025 mungkin tidak akan menjadi tahun yang tenang.

Cheng Ming-dean memposting di laman pribadinya di Facebook, mengunggah peta anomali suhu global Januari 2025.

Ia menjelaskan bahwa anomali adalah nilai aktual dikurangi nilai rata-rata iklim, yang digunakan untuk membandingkan perbedaan antara kondisi saat ini dengan rata-rata iklim.

地球發燒「史上最熱1月」 鄭明典揭數據:難預期2025會平靜

Cheng Ming-dean memposting di laman pribadinya di Facebook, mengunggah peta anomali suhu global Januari 2025. 圖:YAHOO

Dari peta tersebut terlihat bahwa secara keseluruhan sebagian besar wilayah mencatat suhu tertinggi baru, tetapi Taiwan dan wilayah sekitarnya justru relatif lebih dingin. Hal ini juga mengungkapkan kondisi iklim yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Terkait hal tersebut, Cheng Ming-dean lebih lanjut mengungkapkan, "Kondisi iklim yang sangat berbeda ini, iklim yang tidak familiar sangat mudah membawa kejadian tak terduga."

Menghadapi masa depan yang tidak pasti, meskipun tidak bisa mengetahui hasil apa yang akan terjadi, dia tetap memberikan kesimpulan, "Sulit untuk mengharapkan 2025 akan menjadi tahun yang tenang."

Tidak hanya Cheng Ming-dean yang menyoroti hal ini, pakar meteorologi Lin De-en (林得恩) juga membagikan statistik suhu rendah dari stasiun Taipei, menunjukkan bahwa jumlah hari dengan suhu di bawah 14C pada Januari 2025 dan Desember 2024 mencapai total 26 hari, jauh lebih tinggi dibandingkan data periode yang sama dalam 10 tahun terakhir.

Ini menunjukkan bahwa durasi dingin musim dingin tahun ini berlangsung sangat lama. Selain itu, frekuensi serangan udara dingin tahun ini juga tinggi, dengan gelombang dingin yang datang silih berganti. Bahkan hingga pertengahan Februari ini, cuaca Taiwan masih dibayangi ketidakpastian dari datangnya gelombang hawa dingin.

Komentar

Terbarumore