(Taiwan, ROC) -- Terkait rapat lima lembaga pemerintahan yang diadakan oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada 10 Februari, Ketua Partai Kuomintang (KMT) Eric Chu (朱立倫) pada hari ini (11/2) mengatakan bahwa inisiatif ini adalah hal yang baik dan ia mendukungnya selama membawa “keharmonisan”. Namun, ia mengingatkan agar Partai Progresif Demokratik (DPP) tidak hanya berbicara tanpa tindakan nyata. Jika DPP terus mendorong gerakan pemakzulan besar-besaran, maka “keharmonisan” tidak akan mungkin tercapai. Eric Chu berharap agar semua pihak dapat menggunakan kebijaksanaan untuk menyelesaikan konflik.
Presiden Lai Ching-te mengundang lima lembaga utama pemerintahan untuk mengadakan rapat di Istana Kepresidenan guna membahas urusan negara pada 10 Februari. Setelah rapat, Sekretaris Jenderal Istana Kepresidenan Pan Men-an (潘孟安) mengumumkan tiga tujuan utama, yaitu membangun platform komunikasi dan mekanisme kerja sama yang lebih erat, berfokus pada pertahanan nasional dan diplomasi dalam kebijakan luar negeri, serta menjadikan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama dalam kebijakan domestik. Ia juga menyerukan agar kelima lembaga pemerintahan bekerja sama dan tetap bersatu.
Sementara itu, Ketua Yuan Legislatif Han Kuo-yu (韓國瑜) mengungkapkan harapannya agar Presiden Lai mengimbau semua pihak untuk menghentikan gerakan pemakzulan besar-besaran. Ia juga berjanji bahwa rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan diserahkan ke Yuan Eksekutif pada akhir pekan ini, serta mengimbau Yuan Eksekutif untuk tidak mengajukan mosi peninjauan kembali di kemudian hari.
Eric Chu juga mencatat bahwa APBN tahun ini meningkat hampir NT$80 miliar dibandingkan tahun lalu. Dengan anggaran yang lebih besar, ia berharap pemerintah dapat bekerja dengan lebih baik, dan jika dana masih kurang, anggaran tambahan dapat diajukan.