(Taiwan, ROC) --- Sering mengonsumsi satu jenis minuman tertentu bisa berisiko terkena diabetes. Spesialis endokrinologi metabolisme dan obesitas, Dokter Tsai Ming-jie (蔡明劼) memposting peringatan bahwa pada tahun 2020, ada sekitar 2,2 juta kasus baru diabetes tipe 2.
Di samping itu, ada 1,2 juta kasus baru penyakit kardiovaskular di seluruh dunia juga dikaitkan dengan salah satu minuman trendy, dan penelitian menunjukkan dampak yang sangat besar terutama terjadi pada kaum muda.
Baru-baru ini, Dokter Tsai Ming-jie memposting di halaman Facebook-nya bahwa minuman manis (tinggi gula) hampir tidak memiliki nilai gizi selain kandungan gulanya, yang dikenal sebagai makanan nol kalori.

Baru-baru ini, Dokter Tsai Ming-jie memposting di halaman Facebook-nya bahwa minuman manis (tinggi gula) hampir tidak memiliki nilai gizi selain kandungan gulanya, yang dikenal sebagai makanan nol kalori. 圖:YAHOONEWS
Mengutip artikel dari Nature Medicine, dia menyoroti bahwa di banyak negara berpenghasilan tinggi, konsumsi minuman ini telah melampaui batas harian yang direkomendasikan, sementara di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, konsumsinya juga terus meningkat.
Dokter Tsai Ming-jie menyatakan bahwa pada tahun 2020, ada sekitar 2,2 juta kasus baru diabetes tipe 2, dan 1,2 juta kasus baru penyakit kardiovaskular di seluruh dunia yang disebabkan oleh minuman tinggi gula.
Tingkat terpaparnya penyakit yang disebabkan oleh minuman tinggi gula lebih tinggi pada laki-laki dibanding perempuan, lebih tinggi pada anak muda dibanding orang tua.
Selain itu, orang berpendidikan tinggi lebih mudah terserang penyakit akibat konsumsi minuman manis dibanding mereka yang berpendidikan rendah, dan lebih tinggi pada penduduk kota dibanding penduduk desa.