(Taiwan, ROC) --- Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) melaporkan bahwa semenjak Minggu hari ini (9/2) hingga Senin pagi (10/2), gelombang dingin masih akan mempengaruhi seluruh wilayah Taiwan
Menurut statistik dari Dinas Pemadam Kebakaran di setiap kota atau kabupaten, pada Sabtu kemarin (8/2) semenjak pukul 00:00 hingga 21:00, total 78 orang diduga meninggal mendadak akibat terpaan gelombang dingin kuat, dengan Kota Taipei mencatat angka tertinggi sebanyak 11 orang.
Pakar CWA, Chang Cheng-chuan (張承傳) menerangkan bahwa suhu baru akan mulai menghangat pada Senin siang besok (10/2), dengan utara Taiwan akan naik ke kisaran 20C hingga 21C, kawasan tengah dan selatan Taiwan di kisaran 21C hingga 22C, kawasan timur Taiwan di kisaran 18C hingga 19C derajat.
Suhu juga akan terus meningkat (menghangat) pada Selasa mendatang (11/2).
Media China Times mewartakan, menurut statistik dari Dinas Pemadam Kebakaran menunjukkan bahwa dari semenjak Sabtu (8/2) pukul 00:00 hingga 21:00, total ada 78 orang di seluruh Taiwan diduga meninggal mendadak akibat gelombang dingin yang kuat.
Kota Taipei mencatat angka tertinggi dengan 11 orang, diikuti oleh Pingtung dengan 10 orang, Tainan 9 orang, Miaoli 8 orang, dan Taichung 7 orang.
Di antara 7 kasus OHCA (henti jantung di luar rumah sakit) yang dibawa ke rumah sakit di Taichung, pasien termuda berusia 54 tahun dan yang tertua berusia 89 tahun.