History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sengaja Menggantungkan Sepeda di Pegangan MRT, Netizen Geram: Di Mana Tanggung Jawab Sosialmu?

  • 05 February, 2025
  • 陳柏萇
Sengaja Menggantungkan Sepeda di Pegangan MRT, Netizen Geram: Di Mana Tanggung Jawab Sosialmu?
(Sumber foto: 《重機車友 ❘ 各區路況天氣、資訊分享中心》)

(Taiwan, ROC) – Menurut unggahan di fanpage Facebook “Sobat Pengendara Moge | Pusat Berbagi Informasi Kondisi Jalan dan Cuaca di Berbagai Wilayah / 重機車友 ❘ 各區路況天氣、資訊分享中心”, seorang netizen baru-baru ini membagikan sebuah video yang menampilkan 5 hingga 6 pesepeda yang menaiki kereta MRT Taipei. Meskipun mereka sudah berada di kawasan yang sesuai aturan yang mengizinkan untuk menempatkan sepeda, yakni pada bagian ujung gerbong, tetapi beberapa dari mereka justru menggantungkan sepeda mereka pada pegangan penumpang, sehingga sepeda tersebut pun bergelantungan di udara seiring dengan pergerakan kereta.

Beberapa netizen pun ramai-ramai memberikan kritik pedas setelah melihat video tersebut, seperti “tidak bijak, kurang mendapatkan didikan yang baik”, “menanggap fasilitas umum seperti rumah sendiri!!”, “Kenapa pesepeda tidak sekalian ikut bergantungan di atas?”, “Jadi saya bertanya, di mana rasa tanggung jawab sosialmu?”, dll.

Terkait perilaku pesepeda, pihak MRT Taipei menyatakan bahwa sesuai dengan aturan yang harus diperhatikan oleh para penumpang yang membawa sepeda ke dalam kereta MRT, sepeda hanya boleh ditempatkan di gerbong pertama dan terakhir. Sepeda pun harus diletakkan di kedua sisi tiang tengah pintu atau di lokasi yang telah ditentukan, serta harus diposisikan tegas lurus dengan arah perjalanan kereta.

Penumpang yang membawa sepeda wajib “tetap bersama sepeda”, yakni harus selalu memegang sepeda selama berada di dalam gerbong dan tidak diperbolehkan meninggalkannya begitu saja sambil duduk di kursi. Jikalau sepeda tersebut menyebabkan kerugian bagi MRT Taipei atau pihak ketiga, penumpang yang bersangkutan secara hukum harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut.

Pihak MRT menunjukkan, perilaku penumpang tersebut telah memengaruhi keselamatan perjalanan. Berdasarkan Pasal 50 ayat 1 butir ke-14 dari UU Sistem Transportasi MRT Taipei, tindakan-tindakan yang mengganggu ketertiban operasional dan keselamatan perjalanan dan bagi mereka yang tidak mengindahkan peringatan maka dapat dikenakan denda antara NT$1500-7500.

Selain itu, sesuai dengan “Peraturan Penumpang MRT Taipei Pasal 8 Butir ke-5”, apabila perilaku penumpang menyebabkan kerusakan fasilitas, gangguan operasional, atau berpotensi menimbulkan bahaya, MRT Taipei berhak menolak memberikan layanan transportasi.

MRT Taipei juga menyatakan bahwa meskipun saat ini belum menerima laporan terkait, tetapi pihaknya menghimbau para penumpang untuk segera melaporkan segala situasi yang abnormal. Di dalam kereta, laporan tersebut dapat disampaikan melalui interkom kepada petugas atau pusat kontrol. Di stasiun, para penumpang dapat memberitahu petugas stasiun atau menggunakan layanan pelanggan AI MRT Taipei untuk melapor, pihaknya akan segera mengutus petugas untuk menangani masalah tersebut.

Komentar

Terbarumore