(Taiwan, ROC) -- Pameran Buku Internasional Taipei resmi dibuka hari ini (4 Februari). Kantor Arsip Sejarah Nasional Academia Historica dan Taiwan Historica menampilkan berbagai publikasi dengan fokus utama pada hubungan Taiwan-Amerika Serikat serta tema lokal yang menjadi perhatian masyarakat. Mereka menghadirkan sejumlah buku pilihan yang merepresentasikan topik tersebut serta menawarkan diskon 40% untuk buku pilihan harian guna memberikan wawasan sejarah dan refleksi budaya yang lebih mendalam bagi pembaca. Selain itu, selama pameran berlangsung, akan diadakan tujuh seminar yang dipandu oleh para pakar dan akademisi untuk mengajak masyarakat menelusuri jejak sejarah serta melihat arah perkembangan di masa depan.
Salah satu dari tujuh seminar ini telah berlangsung pada 4 Februari pukul 14:00 di stan D201 dengan menghadirkan tiga pembicara, yaitu Sun Da-chuan (孫大川) profesor kehormatan dari Fakultas Studi Etnis Pribumi Universitas Dong Hwa, Liu Yi-chang (劉益昌) selaku profesor khusus dari Institut Arkeologi Universitas Cheng Kung, serta Deng Xiang-yang (鄧相揚) selaku penulis dan sejarawan budaya. Mereka akan membahas dua buku, yaitu "Penelitian Investigatif Pembantaian Pulau Lamey" dan "Penelitian Investigatif Insiden Musha".
Seminar ini akan mengupas secara mendalam kebenaran sejarah di balik legenda mengenai Black Devil Cave dan masyarakat Lamey di Pulau Xiaoliuqiu. Selain itu, dari perspektif suku penduduk asli, diskusi ini juga akan mengungkap berbagai aspek sejarah dan makna budaya dari Insiden Musha.