(Taiwan, ROC) --- Akibat dampak ganda dari gelombang hawa super dingin dan pendinginan radiasi, suhu di seluruh Taiwan terasa sangat dingin dalam 2 hari belakangan.
Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) juga sempat merilis peringatan suhu rendah untuk 20 kota dan kabupaten.
Suhu rendah ini juga menyebabkan 13 orang dilarikan ke rumah sakit sejak Senin pagi (27/1), dengan 11 di antaranya meninggal dunia.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota New Taipei melaporkan bahwa sejak Senin dini hari kemarin, ada 6 orang yang dilaporkan mengalami OHCA (kondisi henti jantung di luar rumah sakit), dengan 1 orang berhasil diselamatkan.
Kemudian, semenjak Selasa dini hari (28/1), dilaporkan ada 7 orang dengan kondisi OHCA yang dilarikan ke rumah sakit, dengan 1 orang berhasil diselamatkan.
Meskipun penyebab OHCA pada pasien tidak selalu berkaitan dengan penurunan suhu yang drastis, Dinas Pemadam Kebakaran tetap mengingatkan warga untuk berhati-hati dan menjaga diri agar tetap hangat.
Dinas Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat untuk mengenakan pakaian hangat, serta hindari melakukan aktivitas fisik yang terlampau berat. Di samping itu, saat gelombang hawa (super) dingin melanda, ingatlah untuk tidak makan atau minum berlebihan, tidak mandi setelah makan (atau minum alkohol), dan hindari mengalami perubahan emosi yang terlalu besar.
Jika merasa tidak enak badan, segera cari pertolongan medis. Jika ada lansia atau penderita penyakit kardiovaskular di rumah, perlu dilakukan tindakan perlindungan yang lebih intensif untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.