(Taiwan, ROC) --- Tahukah Anda, jika tidak semua stop kontak yang berada di fasilitas umum di Taiwan, terutama stasiun kereta (MRT, KA, THSR), bisa digunakan secara bebas.
Baru-baru ini, seorang warga yang melewati stasiun MRT TMS (Taipei Main Station) menemukan banyak PMA (Pekerja Migran Asing) yang mengabaikan tanda larangan dan menggunakan stop kontak yang berada di stasiun untuk mengisi daya ponsel mereka.
Menanggapi hal ini, perusahaan MRT Taipei (Taipei Metro) menekankan bahwa penggunaan stop kontak di area terlarang tanpa izin, dapat dikenakan denda maksimal NT$1 juta.
Selama periode Tahun Baru Imlek, Stasiun TMS dipenuhi orang banyak, tidak sedikit dari mereka yang duduk di lantai sembari mengecas ponsel dengan mencolokkannya ke stop kontak terdekat, meskipun di atasnya jelas tertulis larangan mengisi daya.
Orang-orang tampaknya mengabaikan peraturan dan berkumpul mengobrol di sekitarnya.

Seorang warga yang melewati stasiun MRT TMS (Taipei Main Station) menemukan banyak PMA (Pekerja Migran Asing) yang mengabaikan tanda larangan dan menggunakan stop kontak yang berada di stasiun untuk mengisi daya ponsel mereka. 圖:EBC News
Di dalam stasiun MRT di Taipei, terdapat stasiun pengisian daya yang dapat dilihat di mana-mana, yang dimaksudkan untuk penggunaan darurat saat ponsel penumpang kehabisan baterai.
Namun, stop kontak di bawahnya tidak boleh digunakan, tapi apakah masyarakat benar-benar mengetahui hal ini?
"Jika tidak ada tanda yang mengizinkan, saya tidak akan mencoba sembarangan. Saya rasa perlu ada semacam petunjuk yang jelas bahwa pengisian daya tidak diperbolehkan," terang salah satu warga.

Selama periode Tahun Baru Imlek, Stasiun TMS dipenuhi orang banyak, tidak sedikit dari mereka yang duduk di lantai sembari mengecas ponsel dengan mencolokkannya ke stop kontak terdekat, meskipun di atasnya jelas tertulis larangan mengisi daya. 圖: EBC News
Kebanyakan warga Taiwan memahami peraturan ini, ditambah lagi ada tanda larangan berwarna merah di stop kontak. Lalu apakah PMA benar-benar tidak mengetahuinya?
"Kami bisa membaca (tanda larangannya), tapi kadang-kadang jika tidak ada petugas kebersihan, kami mengisi daya sebentar," terang salah satu PMA.
Para PMA mengungkapkan bahwa sebenarnya kebanyakan dari mereka memahami peraturan yang ada, tetapi karena petugas tidak mengusir, mereka tetap mengisi daya ponsel sebentar.
Sebenarnya tidak hanya MRT Taipei, stop kontak di stasiun MRT Kaohsiung tidak hanya ditutup, tetapi juga ditempel stiker bertuliskan Dilarang Menggunakan Listrik Stasiun. Satu-satunya pengecualian adalah dalam keadaan darurat, dengan stiker kuning besar bertuliskan Stop Kontak Pengisian Darurat, yang hanya bisa digunakan setelah mendapat persetujuan dari meja layanan.
MRT Taichung juga menerapkan kebijakan serupa, dengan stop kontak yang ditutup dan stiker larangan penggunaan.

Para PMA mengungkapkan bahwa sebenarnya kebanyakan dari mereka memahami peraturan yang ada, tetapi karena petugas tidak mengusir, mereka tetap mengisi daya ponsel sebentar. 圖:EBC NEWS
Untuk kebutuhan pengisian daya yang mendesak, tersedia stasiun pengisian daya listik di banyak stasiun MRT di Taipei.
Menanggapi hal ini, perusahaan MRT Taipei menekankan bahwa jika penumpang menggunakan stop kontak stasiun tanpa izin, mereka dapat dikenakan denda maksimal NT$1 juta sesuai Undang-Undang Transportasi Massal.
Mereka mengingatkan masyarakat untuk tidak langsung menggunakan stop kontak yang terlihat, karena selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga dapat membahayakan keamanan sistem. Warga dapat menggunakan stop kontak di area yang telah dikhususkan untuk mengisi daya ponsel mereka.

Charging station adalah fasilitas yang disediakan oleh pihak stasiun untuk warga yang hendak mengisi daya pada peralatan ponsel mereka. 圖: LINE TODAY