(Taiwan, ROC) --- Saat bepergian ke luar negeri, banyak orang membawa power bank untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka. Namun, baru-baru ini terjadi insiden berbahaya di pesawat EVA Air ketika sebuah power bank mengalami panas berlebih dan terbakar sendiri, menyebabkan bau hangus di kabin pesawat yang nyaris mengakibatkan bencana serius.
Seorang pengguna media sosial membagikan pengalamannya di platform Threads tentang kejadian di penerbangan EVA Air BR711 dari Shanghai, Tiongkok, menuju Bandara Taoyuan.
Dia mencium bau hangus yang ternyata berasal dari power bank milik salah satu penumpang yang mengalami panas berlebih dan terbakar sendiri.
Beruntung, pramugari bertindak cepat sehingga tidak terjadi kebakaran.
Dia menekankan peringatan bahwa jangan menggunakan power bank selama penerbangan karena mudah mengalami panas berlebih dan terbakar sendiri.

Insiden power bank terbakar di dalam kabin pesawat EVA Air BR711 dari Shanghai, Tiongkok, menuju Bandara Taoyuan.圖:UDN
Penumpang lain dalam penerbangan yang sama juga menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi saat waktu pengumpulan makanan. Seorang pramugari terlihat berlari melewati troli makanan sambil membawa air menuju ke depan. Setelah itu, asap dan bau hangus keluar dari area tempat duduk, membuat para penumpang sangat ketakutan.
"Kejadian seperti ini sangat berbahaya di udara, untung saja tidak terjadi bencana besar," ujar penumpang tersebut.
Setelah unggahan tersebut viral, banyak netizen mengungkapkan bahwa mereka baru mengetahui larangan penggunaan power bank di pesawat.
"Saya juga tidak tahu kalau tidak boleh menggunakan power bank selama penerbangan," tulis salah seorang netizen.
"Masa sih? Saya selalu menggunakannya. Waktu itu saya hanya diberitahu untuk tidak menggunakan power bank saat lepas landas dan mendarat," timpal lainnya.

Insiden power bank terbakar di dalam kabin pesawat EVA Air BR711 dari Shanghai, Tiongkok, menuju Bandara Taoyuan.圖:UDN
Seorang netizen mencoba menganalisisnya melalui sudut tekanan udara, "Kabin pesawat berada dalam lingkungan bertekanan. Selama proses lepas landas dan pendaratan, tekanan kabin berubah dari 1 atmosfer sebelum lepas landas menjadi sekitar 0,6 atmosfer saat terbang jelajah, kemudian perlahan naik kembali ke 1 atmosfer saat mendarat. Seperti disebutkan sebelumnya, litium adalah logam yang sangat tidak stabil. Dalam kondisi seperti ini, baterai litium dalam power bank dapat mengalami perubahan. Jika digunakan pada saat tersebut, mudah mengalami panas berlebih dan meningkatkan kemungkinan terbakar sendiri. Jika ada bahan yang mudah terbakar di sekitarnya, akibatnya bisa sangat berbahaya."
"Larangan penggunaan power bank di pesawat kemungkinan karena kualitas power bank yang beragam, bukan karena masalah pengisian daya itu sendiri. Ini untuk mengantisipasi penggunaan power bank berkualitas rendah yang bisa mengalami panas berlebih atau bahkan meledak," terang salah satu netizen.