(Taiwan, ROC) Pada tanggal 21 Januari 2025, mantan Presiden Tsai Ing-wen berdialog dengan delegasi mahasiswa dari Harvard University dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT). Ia berbagi perkembangan demokrasi Taiwan dan memaparkan bahwa ada banyak gagasan dan posisi berbeda dalam masyarakat demokratis Taiwan, memakan banyak waktu untuk berkomunikasi untuk mendapat kesepakatan, sehingga komunitas masyarakat baru dapat maju bersama, meskipun banyak liku-liku dalam proses ini, ia yakin bahwa “sistem demokrasi” Taiwan dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi, oleh karena itu perlu memperdalam demokrasi.
Saat ini sebagian besar dialog dunia internasional menitikberatkan pada industri semikonduktor dan hubungan lintas selat, delegasi mahasiswa dari Harvard dan MIT, merupakan inisiatif dari mahasiswa yang memiliki latar belakang orang Taiwan, atas inisiatif sendiri membentuk delegasi berkunjung ke Taiwan, berharap bisa memperdalam pemahaman akan sejarah dan budaya Taiwan, menjelajahi peluang unik yang dihadapi Taiwan dalam berbagai aspek seperti industri manufaktur unggulan Taiwan, transformasi sumber energi dan inovasi.
Mantan Presiden Tsai Ing-wen secara khusus menggelar dialog dengan kelompok mahasiswa ini dan setelah pertemuan, ia memposting di Facebook menyampaikan, "Taiwan, adalah Taiwannya dunia, menyambut generasi muda untuk datang berkunjung ke Taiwan.”
Tsai mengungkap dirinya pernah bekerja sebagai guru pengajar di universitas, berkesempatan bertukar pendapat dengan mahasiswa Harvard dan MIT, mengingatkan dan menghidupkan kembali kenangan saat berinteraksi dengan pelajar.
Tsai Ing-wen mengatakan bahwa dia berbagi dengan mahasiswa asing ini bahwa pengalaman demokrasi Taiwan terletak pada komunikasi, transparansi dan keseimbangan, masyarakat di Taiwan demokratis, terdapat banyak ide dan posisi yang berbeda, dan itu harus memakan banyak waktu untuk berkomunikasi dan mencapai konsensus. Hanya dengan cara ini baru dapat bergerak maju bersama. Meskipun akan ada banyak liku-liku dalam proses ini, diyakni bahwa “sistem demokrasi” Taiwan dapat menyelesaikan masalah yang lebih penting, masyarakat Taiwan sangat bersedia untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi ini, itulah sebabnya demokrasi Taiwan dapat semakin diperdalam lagi.
Tsai Ing-wen mengatakan bahwa dia juga menyampaikan kepada para mahasiswa bahwa sistem layanan kesehatan Taiwan, kerja sama masyarakat, dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat telah memungkinkan Taiwan untuk menjaga stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi meskipun terjadi pandemi di dunia.
Pada saat yang sama, Taiwan juga telah melakukan banyak reformasi dalam beberapa tahun terakhir, seperti sistem pensiun, kesetaraan pernikahan sesama jenis, dan percepatan pembangunan infrastruktur, selain sumbangsih dari para pekerja garda terdepan dan pegawai negeri, hal yang lebih diperlukan adalah keberanian dari pemerintah berkuasa.
Tsai Ing-wen mengatakan, situasi internasional saat ini penuh dengan ketidakpastian yang tinggi, dan ia mendorong para mahasiswa tersebut untuk berkontribusi di bidangnya masing-masing, menunjukkan keberanian, dan membiarkan perkembangan situasi internasional berjalan pada jalur yang bermanfaat bagi umat manusia global.
Tsai Ing-wen berharap kelompok mahasiswa ini dapat mengenal Taiwan lebih baik selama kunjungan mereka ke Taiwan, dan berbagi perasaan serta apa yang mereka merasakan, sehingga dapat bersuara untuk Taiwan. Ia mendorong para mahasiswa untuk menikmati pemandangan Taiwan yang indah dan kekayaan budayanya, serta merasakan semangat masyarakat Taiwan. Ia mengajak mahasiswa berkunjung ke pasar malam seperti CEO NVIDIA Jensen Huang, yang menggenakan jaket hitam menikmati jajanan pasar malam di Taiwan.