(Taiwan, ROC) --- Pada Rabu hari ini (22/1), Ketua Asosiasi Mesin (TAMI), David Chuang (莊大立), menunjukkan bahwa kebijakan baru Donald Trump memiliki dampak positif dan negatif bagi industri mesin Taiwan. Misalnya, kebijakan Made in America dan keterlibatan dalam perang Israel dengan Hamas, serta perang Rusia dengan Ukraina menguntungkan dalam hal mendapatkan pesanan dari pasar AS, menurunkan biaya pengiriman, dan membawa peluang rekonstruksi.
Namun, tarif dapat berdampak pada pesanan dari Meksiko. Secara keseluruhan, dampak kebijakan baru membutuhkan waktu untuk berkembang dan akan terlihat paling cepat pada kuartal kedua atau ketiga.
Industri mesin diperkirakan akan berada dalam tahap pemulihan moderat tahun ini, dengan perkiraan pertumbuhan tahunan nilai produksi dan ekspor sebesar 5% hingga 10%.
Donald Trump menandatangani beberapa perintah eksekutif pada hari pertama menjabat pada Selasa hari ini (20/1), menegaskan kembali kebijakan Make America Great Again. Terkait tarif, dia mengumumkan rencana pengenaan tarif 25% terhadap Meksiko dan Kanada semenjak 1 Februari 2025. Namun kemudian, pada Selasa (21/1) menyatakan sedang mempertimbangkan tarif 10% terhadap Tiongkok.
Ketua TAMI, David Chuang menganalisis bahwa khusus untuk pasar AS, Association for Manufacturing Technology (AMT) sebelumnya telah memperkirakan pasar AS akan pulih tahun ini setelah penurunan yang berkepanjangan.
Ditambah dengan kebijakan reshoring manufaktur Donald Trump, hal ini diharapkan dapat membantu mendapatkan pesanan dari pasar AS, tetapi juga tergantung pada kondisi operasional pabrik-pabrik di AS, dan mungkin perlu waktu lebih lama untuk melihat dampak nyatanya pada pesanan.
Selain itu, David Chuang berharap dapat mengakhiri perang Israel dengan Hamas dan perang Rusia dengan Ukraina. David Chuang mengatakan bahwa jika ini terwujud, diharapkan dapat menurunkan biaya transportasi, melonggarkan kontrol ekspor mesin perkakas ke Rusia, dan membawa peluang rekonstruksi.
Dia mengatakan, "Rekonstruksi selalu membutuhkan perencanaan. Tidak mungkin begitu gencatan senjata dan rekonstruksi dimulai, dana langsung mengalir. Tetap harus direncanakan apa yang perlu direkonstruksi. Misalnya, untuk rekonstruksi Rusia, meskipun gencatan senjata terjadi sekarang, tidak mungkin rencana rekonstruksi langsung tersedia. Semua kebijakan itu masih membutuhkan waktu untuk berkembang."
David Chuang menunjukkan bahwa kebijakan baru Donald Trump akan menunjukkan efeknya paling cepat pada kuartal kedua atau ketiga. Namun, berbagai langkah tarif Donald Trump sudah di depan mata, seperti setelah pengenaan tarif terhadap Meksiko, pesanan dari industri mesin Meksiko mungkin akan menyusut, hal ini perlu diperhatikan.
Secara keseluruhan, David Chuang berpendapat bahwa kebijakan baru Donald Trump memiliki dampak positif dan negatif bagi industri mesin. Selain faktor Trump, lingkungan suku bunga tinggi di pasar AS dan Turki dapat menekan permintaan pelanggan, ditambah dengan faktor-faktor yang tidak menguntungkan seperti lemahnya ekonomi pasar Tiongkok masih berlanjut.
Industri mesin diperkirakan akan pulih secara moderat tahun ini dan akan melanjutkan pola pemulihan yang tidak merata, dengan perkiraan pertumbuhan tahunan nilai produksi dan ekspor sekitar 5% hingga 10%.