(Taiwan, ROC) --- Berapa akun pembayaran elektronik yang Anda miliki? Menurut statistik dari Komisi Pengawas Keuangan (FSC), hingga akhir September 2024, jumlah pengguna pembayaran elektronik di Taiwan telah melonjak melampaui 29,8 juta, dengan rata-rata setiap orang memiliki setidaknya 1,28 akun.
Menurut statistik FSC, posisi teratas pembayaran elektronik paling populer di Taiwan ditempati oleh JKOPay dengan 6,57 juta pengguna,dan dan iPASS mengikuti di belakang dengan 6,55 juta pengguna, dengan selisih hanya 19.000 pengguna.
Sementara itu, All Pay berada di posisi ketiga dengan sedikit tertinggal, saat ini memiliki 5,08 juta pengguna, masih terpaut cukup jauh dari dua teratas.
Berbicara tentang kecepatan arus uang, nilai transaksi pembayaran elektronik pada September di Taiwan mencatat rekor tertinggi. Untuk pertama kalinya menembus angka NT$18 miliar.
Dalam pertarungan arus keuangan ini, JKOPay dengan mantap menduduki posisi pertama dengan nilai transaksi mencapai NT$4,62 miliar, All Pay mengikuti di belakang dengan NT$4,39 miliar, menunjukkan kekuatan yang tidak bisa diremehkan.
Meskipun iPASS hanya memiliki nilai transaksi NT$3,4 miliar, tetapi berkat dukungan ekosistem LINE, mereka memimpin jauh dalam hal transfer dana dan nilai top-up, masing-masing mencapai NT$11,88 miliar dan NT$17,95 miliar.
Mengapa LINE Pay Tidak Masuk Daftar?
Banyak orang mungkin bertanya-tanya mengapa LINE Pay tidak ada dalam daftar? Sebenarnya, LINE Pay masih termasuk pembayaran pihak ketiga, bukan pembayaran elektronik.
Menurut regulasi, ketika rata-rata nilai transaksi harian melebihi NT$2 miliar, maka LINE Pay harus mengajukan lisensi pembayaran elektronik dan masuk ke dalam pengawasan FSC. Namun, LINE Pay direncanakan akan melakukan upgrade secara resmi pada tahun 2025. Begitu bergabung dalam kategori pembayaran elektronik, dipastikan akan membawa dampak besar pada lanskap pasar saat ini, dan posisi JKOPay dan iPASS mungkin akan terancam.
Meskipun pasar pembayaran elektronik saat ini tampak seperti pertarungan antara JKOPay dengan iPASS, sebenarnya setiap penyedia layanan memiliki senjata rahasianya sendiri.