(Taiwan, ROC) —- Liburan Tahun Baru Imlek yang berlangsung selama 9 hari akan segera tiba, dan banyak orang memilih untuk bepergian ke luar negeri selama periode ini.
Beberapa orang lebih suka ke wilayah Asia karena waktu penerbangan yang lebih singkat, nyaman, dan tidak terlalu melelahkan.
Namun, tidak sedikit juga yang memilih pergi ke Eropa atau Amerika Serikat untuk mencari pengalaman wisata yang berbeda.
Namun, bagi penumpang kelas ekonomi, penerbangan jarak jauh yang berlangsung belasan jam seringkali membuat tidak nyaman, terutama ketika ingin tidur tapi tidak bisa, tubuh lelah tapi tidak bisa rileks.
Karena itu, ada netizen yang berbagi dan mendiskusikan cara-cara praktis untuk meningkatkan kenyamanan dan memperbaiki kualitas tidur selama penerbangan jarak jauh, yang kemudian memicu diskusi hangat di kalangan netizen.
Melalui platform media sosial lokal Taiwan, PTT, seorang Warganet memulai diskusi dengan judul, "Apakah kalian bisa tidur di kelas ekonomi selama penerbangan jarak jauh?"
Sang pengunggah juga membagikan pengalaman pertamanya dalam penerbangan 14 jam.
"Begitu naik pesawat, langsung pasang penutup telinga + penutup mata + masker untuk menutup semua indera, atur kursi ke mode jangan ganggu dan tidur. Tidak makan makanan pertama (untuk menghindari perlu ke toilet), bangun menjelang tiba untuk makan, ternyata lebih mudah tidur dari yang dibayangkan," tulis sang Warganet.
Ia juga penasaran dan bertanya kepada netizen, apakah mereka bisa tidur di kelas ekonomi selama penerbangan jarak jauh?

圖:shutterstock
Postingan tersebut memicu diskusi yang ramai di kalangan netizen, dengan satu kelompok menyatakan bisa langsung tertidur begitu naik pesawat.
"Begitu naik pesawat, nonton film, lalu makan, setelah makan langsung tidur, kemudian pramugari akan membangunkan untuk makan berikutnya," tulis netizen.
"Saya terbang 15 jam, sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan untuk tidur, teman-teman saya juga semua bisa tidur. Kalau penerbangan pendek, belum lepas landas sudah tertidur," timpal lainnya.
"Waktu kecil ke Kanada sendirian di kelas ekonomi, tidur 12 jam tidak bangun sampai pramugari khawatir ada apa-apa," tambah netizen.
Sementara kelompok yang tidak bisa tidur mengatakan, "Ke Hokkaido 3 jam saja saya sudah tidak tahan, seperti dihukum rasanya. Selalu tidur ringan dan terbangun, kualitas tidur buruk."
"Perjalanan pulang lebih mudah tidur, perjalanan pergi hampir tidak bisa tidur sama sekali," tambah netizen.
Ada juga yang berbagi tentang 3 perlengkapan wajib untuk penerbangan jarak jauh, meliputi penutup telinga, penutup mata, dan bantal leher.
"Beli bantal leher! Tahun lalu juga 14 jam, tidak beli, hampir tidak bisa tidur, keluarga yang beli tidur nyenyak," saran netizen.
"Pakai bantal leher, saya tidur sampai mulut menganga," timpal lainnya.
Selain itu, ada juga yang menyarankan, "Untuk penerbangan jarak jauh pilih premium economy, bayar lebih sedikit, tapi jauh lebih nyaman."