(Taiwan, ROC) --- Pada Jumat kemarin (17/1), Yuan Legislatif melakukan evaluasi anggaran pemerintah pusat untuk periode tahun 2025. Setelah negosiasi antara Partai Kuomintang (KMT) dengan Partai Taiwan People’s Party (TPP), disetujui pengurangan hingga NT$93,975 miliar, atau sekitar 3% dari total anggaran.
Angka di atas juga menciptakan rekor pengurangan tertinggi (anggaran) dalam sejarah.
Melalui akun di Facebook, Kementerian Keuangan (MOF) mengunggah postingan yang menuliskan bahwa partai oposisi telah memangkas anggaran hadiah undian struk belanja sebesar NT$1,85 miliar. Salah satu item yang dipangkas adalah nominal hadiah undian struk belanja yang dapat dimenangkan oleh masyarakat di Taiwan.
Menurut proposal yang diajukan oleh partai oposisi (KMT dan TPP), berbagai pengeluaran pemerintah pusat akan mengalami pemangkasan besar-besaran.
Pemangkasan ini termasuk menghapus sepenuhnya biaya perjalanan ke Tiongkok milik Kementerian Pengembangan Digital (MODA) dan Komisi Komunikasi Nasional (NCC).
Selain itu, biaya perjalanan luar negeri dan biaya pelatihan pendidikan luar negeri untuk MODA, NCC, dan Yuan Pengawas sepenuhnya dihapuskan.
Sebagian besar lembaga, kecuali Academia Sinica, akan mengalami pemangkasan biaya listrik dan air sebesar 10%, dana khusus dipotong 60%, biaya outsourcing dipotong 10%, peralatan dan fasilitas militer dipotong 3%, biaya administrasi umum dipotong 10%, dan biaya kebijakan media dan promosi dipotong 60%.
Sekitar 800 proposal yang tersisa, masih akan terus diproses.
Menanggapi pemotongan anggaran terhadap item hadiah undian struk belanja, ternyata mendatangkan reaksi dari para netizen yang terpecah menjadi dua kubu.
"Toh saya juga tidak pernah menang, tidak ada pengaruh besar. Lagian kemungkinan untuk menang juga sangat sulit. Apa bedanya dengan atau tanpa anggaran?" tulis salah satu netizen.
"Padahal saya bisa menang empat sampai lima kali setahun, meski nominal yang menangkan rata-rata hanya NT$ 200, tapi setidaknya memberikan saya sedikit kebahagiaan," tambah lainnya.