History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tok! Israel dan Hamas Capai Gencatan Senjata

  • 16 January, 2025
  • 尤繼富
Tok! Israel dan Hamas Capai Gencatan Senjata
Tok! Israel dan Hamas Capai Gencatan Senjata 圖/Rti

(Taiwan, ROC) --- Mediator Qatar mengatakan bahwa Israel dan Hamas telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata di Gaza mulai Minggu. Pertukaran sandera dan tahanan setelah 15 bulan perang akan dilakukan.

Kesepakatan ini telah dikonfirmasi oleh pejabat Israel, Hamas, Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar, dan diperkirakan akan mulai berlaku pada hari Minggu (19/1), dengan pembebasan sandera pertama pada hari tersebut.

Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani, mengkonfirmasi kesepakatan ini dalam konferensi pers yang diadakan di Doha.

Warga Palestina di Gaza dan keluarga sandera Israel merayakan berita ini. Dalam tahap pertama gencatan senjata yang berlangsung selama enam minggu, 33 dari hampir 100 sandera yang ditahan Hamas akan ditukar dengan tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel.

Tiga sandera pertama akan dibebaskan pada hari pertama, dan empat sandera lainnya akan dibebaskan pada hari ketujuh. Setelah itu, tiga sandera akan dibebaskan setiap tujuh hari, dengan 14 sandera terakhir akan dibebaskan pada minggu terakhir tahap pertama.

65 sandera lainnya hanya akan dibebaskan jika kedua belah pihak mencapai kesepakatan untuk tahap gencatan senjata kedua, yang negosiasinya akan dimulai sekitar dua minggu setelah pertempuran berhenti.

Tahap ketiga akan memulai rencana rekonstruksi Gaza, dengan peningkatan bantuan kemanusiaan, dan warga Palestina yang mengungsi akan dapat kembali ke komunitas mereka di seluruh wilayah Gaza, serta pengembalian jenazah semua sandera yang tersisa.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, ada lebih dari 46.700 orang telah tewas sejak peperangan dimulai. Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk juga telah mengungsi, menyebabkan kerusakan luas dan kekurangan parah makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan tempat tinggal.

Israel menyatakan bahwa 94 sandera masih ditahan oleh Hamas, dengan 34 di antaranya diduga telah meninggal. Selain itu, 4 warga Israel diculik sebelum perang, dengan dua di antaranya telah meninggal.

Komentar

Terbarumore