(Taiwan, ROC) --- Dolar AS menguat karena data ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan, menyebabkan depresiasi signifikan di pasar valuta asing pada jadwal perdagangan Senin kemarin (13/1).
New Taiwan Dollar (TWD) turun sebesar NT$0,155, ditutup pada NT$33,119. Volume perdagangan harian melonjak menjadi US$2,533 miliar.
TWD menembus level NT$33 untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun, menandai level terendah selama masa jabatan Gubernur Bank Sentral, Yang Chin-long (楊金龍).
Menurut statistik Bank Sentral, TWD telah terdepresiasi selama empat hari berturut-turut, dengan total penurunan NT$0,38. Depresiasi satu hari kemarin sebesar NT$0,155, juga merupakan yang terbesar dalam sebulan terakhir.
Menurut pejabat bank devisa, pada Jumat pekan lalu, Departemen Ketenagakerjaan Amerika Serikat mengumumkan bahwa jumlah pekerjaan non-pertanian untuk periode Desember 2024 meningkat drastis sebanyak 256.000. Angka ini jauh lebih tinggi dari perkiraan 165.000, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 4,1%, lebih rendah dari perkiraan 4,2%.
Data ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap tangguh, dan pasar memperkirakan Federal Reserve akan menunda waktu penurunan suku bunga, yang menyebabkan indeks US$ naik secara signifikan.