History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Gelombang Hawa Dingin Datang Bertubi-tubi, Kasus Kematian Mendadak Akibat OHCA (Henti Jantung di Luar RS) di Seluruh Taiwan Meningkat Menjadi 437 Orang

  • 12 January, 2025
  • 尤繼富
Gelombang Hawa Dingin Datang Bertubi-tubi, Kasus Kematian Mendadak Akibat OHCA (Henti Jantung di Luar RS) di Seluruh Taiwan Meningkat Menjadi 437 Orang
Gelombang Hawa Dingin Datang Bertubi-tubi, Kasus Kematian Mendadak Akibat OHCA (Henti Jantung di Luar RS) di Seluruh Taiwan Meningkat Menjadi 437 Orang 圖/今日新聞

(Taiwan, ROC) --- Gelombang hawa dingin dari belahan utara bumi terus berdatangan menyelimuti kawasan Taiwan. Dalam waktu singkat, sejak perayaan Tahun Baru hingga kini, atau sekitar 10 hari lebih, diketahui total kasus kematian OHCA di seluruh Taiwan mencapai 437 orang.

Out-of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) merupakan keadaan henti jantung yang terjadi di luar rumah sakit, yang memerlukan pertolongan dan response time yang cepat.

Dokter mengatakan bahwa penderita penyakit kardiovaskular harus berhati-hati, begitu juga dengan kelompok penderita asma atau penyakit paru-paru kronis yang mudah mengalami serangan akut.

Menurut statistik Dinas Pemadam Kebakaran, semenjak tanggal 1 Januari hingga 10 Januari 2025, total kasus kematian OHCA di seluruh Taiwan mencapai 437 orang.

Salah seorang dokter di Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan, Chang Wei-tian (張維典), menyampaikan bahwa setiap kali gelombang dingin datang atau terjadi perubahan cuaca yang drastis, maka akan terjadi peningkatan kasus penyakit kardiovaskular akut. Beliau mengingatkan masyarakat untuk menjaga kehangatan, dan jika memiliki pemanas listrik atau penghangat ruangan di rumah, gunakanlah dengan tepat.

Dokter Chang Wei-tian menerangkan bahwa serangan akut paling parah sering terjadi pada dini hari, yaitu saat suhu terendah dan periode transisi dari malam ke pagi hari. Orang-orang dengan penyakit kardiovaskular atau faktor risiko terkait harus berhati-hati, terutama lansia.

Dokter Chang Wei-tian secara khusus menekankan bahwa sebenarnya sejak usia 40 hingga 50 tahun sudah harus mulai waspada. Banyak orang di usia tersebut tidak menyadari bahwa mereka memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan gula darah tinggi.

Mereka baru mengetahuinya ketika mengalami serangan akut akibat perubahan suhu yang drastis. Yang paling buruk adalah beberapa kasus bahkan tidak sempat mendapat pertolongan dan langsung mengalami OHCA.

Dokter Chang Wei-tian menambahkan, selain pasien dengan penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular yang harus berhati-hati, penderita penyakit pernapasan seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) juga rentan mengalami serangan akut mendadak saat terjadi perubahan cuaca, sehingga mereka juga harus waspada.

Komentar

Terbarumore