History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Campak, Dari 1 Bisa Menulari 20! Salah Satu Pihak yang Kontak dengan Kasus Positif Pernah Naik MRT Taipei, Sistem Taipei Veterans General Hospital Munculkan Peringatan

  • 09 January, 2025
  • 尤繼富
Campak, Dari 1 Bisa Menulari 20! Salah Satu Pihak yang Kontak dengan Kasus Positif Pernah Naik MRT Taipei, Sistem Taipei Veterans General Hospital Munculkan Peringatan
Campak, Dari 1 Bisa Menulari 20! Salah Satu Pihak yang Kontak dengan Kasus Positif Pernah Naik MRT Taipei, Sistem Taipei Veterans General Hospital Munculkan Peringatan 圖: UDN

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 7 Januari 2024, Taiwan CDC (Centers for Disease Control) mengumumkan bahwa terdapat 4 kasus baru campak yang terkonfirmasi di Taiwan. Dua kasus terkait dengan kejadian klaster di rumah sakit di wilayah tengah Taiwan, sementara dua kasus lainnya merupakan kasus impor dari Vietnam dan India.

Yang perlu mendapat perhatian khusus adalah adanya catatan pihak individu yang kontak dengan kasus positif, pernah menggunakan MRT Taipei.

Menanggapi hal tersebut, pihak Taipei Veterans General Hospital (VGHTPE) telah memasang sistem peringatan untuk mengingatkan staf medis agar memeriksa riwayat kontak campak pada pasien yang dirawat.

Chang Deh-ming (張德明), mantan Kepala VGHTPE, memposting di Facebook bahwa jika pasien rawat jalan memiliki riwayat kontak dengan kasus campak, maka sistem komputer akan segera mengeluarkan peringatan, dan staf medis diwajibkan mengenakan pakaian isolasi dan masker N95.

Menurut laporan dari media China Times, Dokter Lu Yi-cheng (盧易呈), Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga di Rumah Sakit E-Da, menjelaskan bahwa virus campak sangat berbahaya. Berdasarkan literatur medis, satu pasien campak dapat menularkan virus ke 10 hingga 20 orang. Virus ini memiliki daya tular yang lebih kuat, selain melalui kontak dan percikan droplet, juga dapat menyebar melalui udara.

Bahkan setelah pasien campak meninggalkan ruangan, jika orang sehat memasuki ruangan tersebut dalam waktu 2 jam kemudian, masih ada kemungkinan terinfeksi oleh virus campak yang ada di udara.

Sebelumnya pada Selasa kemarin (7/1), Juru Bicara Taiwan CDC, Tseng Shu-hui (曾淑慧), menyatakan bahwa terkait rekomendasi penggunaan masker untuk wabah campak lokal, maka tenaga medis harus menerapkan langkah-langkah pengendalian infeksi.

Jika pekerjaan atau lokasi kerja memiliki risiko paparan, dan dalam 15 tahun terakhir belum menerima vaksin MMR (Measles Mumps and Rubella) atau tidak memiliki hasil tes antibodi campak positif dalam 5 tahun terakhir, maka disarankan menggunakan masker N95 untuk mengurangi risiko infeksi.

Komentar

Terbarumore