(Taiwan, ROC) --- Penyanyi kenamaan Taiwan yang tengah naik daun, Qiu Jun (邱軍) terlibat dalam kecelakaan yang menewaskan seorang sopir taksi. Ia diduga mengemudi dalam keadaan mabuk serta melarikan diri setelah kecelakaan.
Jaksa Kantor Kejaksaan Distrik Keelung memanggil Qiu Jun untuk menghadiri sidang pada Selasa sore kemarin (7/1), dan meminta penahanan karena kemungkinan adanya upaya untuk merusak barang bukti dan melarikan diri. Pengadilan pun akhirnya memutuskan untuk menahan dan melarang kunjungan bagi Qiu Jun.
Setelah diinterogasi, hakim menemukan bahwa terdakwa Qiu Jun diduga melanggar ketentuan perihal melarikan diri setelah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian atau cedera, serta Pasal 276 tentang kematian karena kelalaian.
Meskipun melarikan diri setelah kejadian, tetapi Qiu Jun kemudian langsung merespons pemberitahuan dan panggilan untuk menyerahkan diri, sehingga sulit untuk menyimpulkan adanya risiko melarikan diri.

Penyanyi kenamaan Taiwan yang tengah naik daun, Qiu Jun (邱軍) terlibat dalam kecelakaan yang menewaskan seorang sopir taksi. 圖:中時新聞網
Namun, mengenai penyebab kecelakaan, jaksa dalam surat permohonan penahanan meyakini jika Qiu Jun mengemudi dalam keadaan mabuk. Hal ini masih memerlukan penyelidikan jaksa tentang kondisi makan pada hari tersebut, dan perlu memanggil saksi-saksi terkait untuk klarifikasi.
Selain itu, ponsel Qiu Jun belum dipulihkan secara digital, masih ada kemungkinan penghapusan konten dari jarak jauh. Oleh karena itu, jaksa menganggap ada risiko Qiu Jun berkolusi dengan saksi dan merusak barang bukti, yang tidak dapat dicegah dengan jaminan.
Pengadilan memutuskan untuk menahan Qiu Jun selama 2 bulan tanpa hak kunjungan, yang berarti ia akan melewati Tahun Baru Imlek di tahanan dan tidak dapat berkumpul dengan keluarganya.