(Taiwan, ROC) -- Pejabat tinggi pemerintah Jepang beberapa hari lalu membagikan terkait perbincangan dengan Tiongkok, yang memetik komentar tindakannya sebagai “akrab dengan Tiongkok”. Kementerian Luar Negeri hari ini (7/1) membaca tindakan Jepang ini sebagai pengendalian risiko, menghindari timbulnya masalah untuk itu hubungan Taiwan dan Jepang akan tetap terus berkembang, tidak akan terpengaruhi oleh interaksi pejabat tinggi Jepang dan Tiongkok.
Menteri Luar Negeri Jepang Takeshi Iwaya berkunjung ke Beijing pada akhir tahun kemarin, Takeshi Iwaya juga menyampaikan bahwa keinginan untuk berkunjung ke Tiongkok adalah untuk menghangatkan hubungan Jepang dan Tiongkok. Sekretaris Jenderal Taiwan – Japan Relations Association Fan Chen-kuo (范振國) menyampaikan, berdasarkan informasi kunjungan Takeshi Iwaya ke Tiongkok masih belum dipastikan, tetapi yang mereka ketahui adalah Takeshi Iwaya merencanakan akan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat, hal ini membuktikan bahwa pemerintah Jepang juga sangat mementingkan pertemuan Takeshi dengan pemerintah baru Amerika Serikat.
Fan Chen-kuo (范振國) kembali menegaskan, selama setengah tahun terakhir ini Pemerintah Jepang telah berulang kali menyatakan dalam beberapa tahun terakhir bahwa Taiwan dan Jepang memiliki nilai-nilai dasar yang sama dan merupakan mitra penting serta teman yang berharga satu sama lain. Pada saat yang sama, pemerintah Jepang terus menghimbau masyarakat internasional untuk memperhatikan situasi ini di Selat Taiwan, seperti pertemuan para pemimpin Jepang-Tiongkok pada KTT APEC pada November tahun lalu dan kunjungan Takeshi Iwaya ke Tiongkok pada bulan Desember, semuanya menyebutkan posisi pemerintah Jepang terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.