(Taiwan, ROC) -- Keributan antar pengunjung terjadi di Hotel Far Eastern, Dunhua South Road, Distrik Daan, Kota Taipei pada tanggal 5 Januari 2025 pukul 22:55. Dalam keributan tersebut, ada 4 orang yang terlibat perkelahian di konter check-in hotel tersebut. Hal ini karena 2 di antaranya dianggap tidak mau antri dan mabuk.
Dilansir dari Ettoday, 2 orang yang terlibat perkelahian adalah warga Taiwan bermarga Wu (吳) dan Lu (呂) yang setelah minum-minum kegiatan akhir tahun (weiya) pergi ke konter check-in, tapi mereka tidak antri dan membuat 2 orang turis yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara Jerman merasa kesal. Dengan menggunakan Bahasa Inggris, mereka meneriaki keduanya, “mereka tidak mau antri, sangat keterlaluan!”, membuat kedua warga Taiwan tidak senang dan terjadilah keributan. Awalnya saling meneriaki, tapi ketika berada di lobi hotel, kedua pihak pun terlibat baku hantam.
Pihak kepolisian dari Jalan Anhe Distrik Daan yang menerima laporan tersebut segera menurunkan belasan anggota polisi untuk menangani kasus terkait di lokasi kejadian. Warga Taiwan yang telah minum-minum menolak untuk dibujuk, sehingga polisi pun segera mengambil kendali dan memborgol mereka. Kedua pihak yang terlibat konflik ini pun dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa.
Setelah diselidiki, kedua pihak memiliki kesalahpahaman terkait dengan urutan antrian. Kemudian, karena nada suara salah satu pihak dianggap tidak menyenangkan, maka terjadilah konflik hingga perkelahian fisik. Mereka yang berkonflik dan melakukan perkelahian dikenakan Pasal 87 Undang-Undang Pemeliharaan Ketertiban Sosial dipindahkan ke Pengadilan Distrik Taipei untuk diadili..
Polisi mengimbau masyarakat untuk menyikapi perselisihan dengan tenang dan tidak mengambil tindakan untuk menghindari pelanggaran hukum dan tuntutan.

Polisi akhirnya menahan seorang WN Taiwan yang tidak mau dibujuk (foto: SETN)