History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pendaki Wanita Ditinggal Sendirian oleh Sesama Rekan Pendaki di Ketinggian 3.000 Meter dengan Suhu 0C, Alasannya Terungkap

  • 04 January, 2025
  • 尤繼富
Pendaki Wanita Ditinggal Sendirian oleh Sesama Rekan Pendaki di Ketinggian 3.000 Meter dengan Suhu 0C, Alasannya Terungkap
Pendaki Wanita Ditinggal Sendirian oleh Sesama Rekan Pendaki di Ketinggian 3.000 Meter dengan Suhu 0C, Alasannya Terungkap 圖: YAHOOTAIWAN

(Taiwan, ROC) --- Seorang wanita bermarga Huang (黃姓) yang berdomisili di utara Taiwan membuat janji melalui internet dengan 7 pendaki lainnya untuk mendaki gunung saat pergantian tahun. Namun, dia mengalami penyakit ketinggian (altitude sickness), dan pendaki lainnya hanya meninggalkan makanan untuknya dan membiarkannya berada dalam kondisi seorang diri di ketinggian lebih dari 3.000 meter.

Setelah turun ke kaki gunung, para pendaki tersebut barulah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Pada hari Sabtu pekan lalu (28/12), 8 pendaki mengajukan izin untuk memasuki kawasan pegunungan melalui Nanheng Road. Awalnya mereka berencana turun pada hari Senin (30/12). Selama perjalanan, seorang pendaki wanita bermarga Huang berusia 51 tahun mengalami penyakit ketinggian, tetapi 7 pendaki lainnya malah meninggalkannya sendirian di ketinggian 3.000 meter dengan suhu 0C, setelah mereka menyelesaikan pendakian mereka.

Setelah menerima laporan, pemadam kebakaran pertama kali mengirim helikopter, tetapi karena cuaca buruk selama beberapa hari, helikopter tidak bisa terbang.

Saat ini lokasi pendaki wanita tersebut diketahui berada di Sanchafeng Campground (三叉峰下營地), tetapi sudah 2 hari tidak bisa dihubungi. Tim penyelamat dari Taitung dan Kaohsiung telah dikerahkan untuk melakukan penyelamatan dalam suhu rendah.

Mengapa pendaki wanita tersebut ditinggalkan sendirian di gunung? Pemadam kebakaran menjelaskan bahwa pendaki lainnya masing-masing memiliki pekerjaan dan kehidupan masing-masing, sehingga mereka baru meminta bantuan setelah turun gunung. Hingga berita ini diwartakan, masih belum diketahui apakah pendaki wanita tersebut telah ditemukan.

Namun, setelah berita ini tersebar, hal tersebut telah memicu gelombang kecaman dari banyak pihak, terutama dari para pengguna internet.

Komentar

Terbarumore