History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pengaruh Taifun dan Tarif Pajak RRT, Pemasaran Srikaya Nanas Taichung di Pasar Tiongkok Berkurang Signifikan

  • 04 January, 2025
  • 許秀玉
Pengaruh Taifun dan Tarif Pajak RRT, Pemasaran Srikaya Nanas Taichung di Pasar Tiongkok Berkurang Signifikan
Pengaruh Taifun dan Tarif Pajak RRT, Pemasaran Srikaya Nanas Taichung di Pasar Tiongkok Berkurang Signifikan / foto: CNA

(Taiwan, ROC)-- Srikaya nanas Taitung terkena imbas taifun tahun lalu dan tarif pajak Daratan Tiongkok, sehingga pemesanan dari RRT berkurang dengan signifikan. Pemerintah Kabupaten Taitung mengemukakan, mendapat pengaruh taifun, produksi srikaya nanas berkurang 50%, akan tetapi juga ada kabar baik, pihak Tiongkok meloloskan 3 pabrik pengemasan baru dan 1.367 kebun.

Pada tahun 2019, impor srikaya dihentikan karena ada hama, hingga tahun 2023 impor ini baru dipulihkan kembali, meskipun produk pertanian ini sudah diaktifkan kembali, akan tetapi lonjakan penjualan pasar Tiongkok belum pulih kembali. Berdasarkan prakiraan kasar dari petani, sejak Desember tahun lalu srikaya nanas yang diproduksi untuk diekspor hingga saat ini, yang didistribusikan ke pasar Tiongkok berkisar lebih dari 1.000 ton, hanya mencapai sekitar 10% dari masa lalu.

Dinas pertanian pemkab Taitung mengatakan, pemesanan srikaya dari RRT semakin berkurang, yang utama adalah mendapat pengaruh taifun selama 2 tahun berturut-turut, pada tahun ini diperkirakan produksi hanya berkisar lebih dari 8.000 ton, selisih jauh dengan panen normal mencapai lebih dari 10.000 ton, dengan prakiraan kasar berkurang hampir 50%, untuk buah yang terterpa angin dan tidak terjauh, tetapi bagian kulit rusak sehingga tidak bisa dipasarkan keluar negeri, sehingga pemasaran ke RRT semakin berkurang.

Ketua Pelaksana Asosiasi Pertanian Kawasan Taitung Yang Chau-hsin (楊招信) mengatakan, pihak Tiongkok menaikkan tarif pajak impor sebesar 30%, juga memengaruhi pertimbangan biaya modal perdagangan, jika biaya bertambah, maka pelaku usaha akan mempertimbangkan pemasaran di dalam negeri.

Yang Chau-hsin mengatakan, saat ini asosiasi pertanian menerapkan proses olahan untuk srikaya, bertujuan untuk mengurangi kerugian yang diderita oleh petani, mengembangkan srikaya menjadi produk olahan seperti selai, es krim, permen lunak, cuka buah dan lainnya, pebisnis makanan beranggapan ini sangat berpotensial.

Pemkab Taitung mengatakan, meskipun mendapat pengaruh taifun yang berakibat jumlah produksi berkurang, tetapi juga ada kabar baik, pihak Tiongkok meloloskan 3 pabrik pengemasan baru dan 1.367 kebun, pendataan terbaru, ada sebanyak 40 pabrik pengemasan dan 2.655 kebun di Taitung, selama musim produksi dapat memasarkan produk pertanian ke RRT dengan lancar.

Komentar

Terbarumore