(Taiwan, ROC) --- Media Amerika mengulas 5 kemajuan besar dalam isu iklim dan lingkungan global pada tahun 2024, yang meliputi penurunan penggunaan batu bara, pembongkaran bendungan untuk memulihkan ekologi sungai, peningkatan investasi dalam energi bersih dan kendaraan listrik, peningkatan pendanaan untuk ketahanan jaringan listrik, dan sedikit penurunan emisi gas rumah kaca.
Pada tanggal 31 Desember 2024, "The Hill" menerbitkan laporan yang mengulas 5 kemajuan penting Amerika Serikat dalam isu energi dan lingkungan pada tahun 2024. Laporan tersebut diawali dengan menyatakan bahwa meskipun 2024 tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah, tetapi masih ada beberapa perkembangan yang patut dicatat yang memberi secercah harapan bagi bumi.
Pertama-tama, laporan menyebutkan bahwa menurut International Energy Agency (IEA), pertumbuhan permintaan batu bara global pada tahun 2024 menurun secara signifikan, dengan peningkatan hanya 1%, terendah dalam beberapa tahun terakhir. Inggris menutup pembangkit listrik tenaga batu bara terakhirnya pada 1 Oktober 2024, yang dianggap sebagai tonggak penting dalam penghapusan batu bara secara global.
Kedua, Amerika Serikat mencapai keberhasilan dalam pemulihan ekologi sungai, dengan yang paling representatif adalah pembongkaran Bendungan Klamath di California. Proyek ini dianggap sebagai proyek renovasi infrastruktur terbesar dalam sejarah AS, yang tidak hanya memulihkan 2.200 acre lahan yang sebelumnya terendam air, tetapi juga memungkinkan ikan bermigrasi dengan bebas, membantu pemulihan menyeluruh ekosistem.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa kemajuan besar ketiga AS dalam isu lingkungan pada tahun 2024 adalah peningkatan signifikan investasi swasta dalam kendaraan listrik dan energi terbarukan. Menurut laporan terbaru, investasi swasta AS di sektor energi bersih dan transportasi mencapai rekor tertinggi sebesar US$71 miliar (sekitar NT$22,3 triliun) pada kuartal ketiga 2024, meningkat 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kemajuan keempat adalah Departemen Energi AS mengalokasikan dana sebesar US$473,6 miliar untuk memperkuat ketahanan jaringan listrik. Dari jumlah tersebut, Komisi Konservasi dan Pengembangan Sumber Daya Energi California menerima hibah sebesar US$39,2 juta, sementara Texas menerima US$27,2 juta, untuk membantu jaringan listrik lokal menghadapi tantangan cuaca ekstrem termasuk kebakaran hutan.
Kemajuan kelima yang disebutkan dalam laporan adalah penurunan kecil emisi gas rumah kaca AS sebesar 0,6% pada tahun 2024. AS menyumbang 13% dari emisi gas rumah kaca global, sementara Tiongkok menyumbang 32% dari total emisi global, dengan sedikit peningkatan sebesar 0,2% pada tahun 2024.