(Taiwan, ROC) --- Maskapai penerbangan asal Korea Selatan, Jeju Air, dengan nomor penerbangan 7C2216 mengalami kecelakaan pada Minggu pagi (29/12), sekitar pukul 09:05. Insiden tersebut menewaskan ratusan penumpang, dengan hanya 2 orang selamat. Kejadian ini sontak saja menggemparkan dunia.
Data dari situs web yang memberikan peringkat maskapai penerbangan juga beredar di internet, dimana mereka telah memilih "25 Maskapai Penerbangan Teraman" tahun ini, termasuk satu maskapai penerbangan dari Taiwan, dan daftar ini menjadi topik hangat.
Menurut situs Airline Ratings yang adalah satu-satunya situs pemeringkat keselamatan dan produk maskapai penerbangan global, mereka telah memantau 385 maskapai penerbangan dan memilih 25 maskapai teraman untuk tahun 2024.

圖: YAHOONEWS
Urutannya adalah Air New Zealand, Qantas, Virgin Australia, Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, All Nippon Airways, Finnair, Cathay Pacific, Alaska Airlines, SAS, Korean Air, Singapore Airlines, EVA Air, British Airways, Turkish Airlines, TAP Air Portugal, Lufthansa/Swiss Group, KLM, Japan Airlines, Hawaiian Airlines, American Airlines, Air France, Air Canada Group dan United Airlines, dimana EVA Air dari Taiwan menempati peringkat ke-14.
Menanggapi hal tersebut, editor Airline Ratings, Geoffrey Thomas, menerangkan bahwa penilaian ini mempertimbangkan berbagai faktor termasuk insiden kecelakaan dalam lima tahun terakhir, kecelakaan serius dalam dua tahun terakhir, audit dari otoritas penerbangan dan asosiasi utama, audit pemerintah, usia armada pesawat, dan pelatihan kru.
Selain itu, Thomas juga menyebutkan bahwa maskapai-maskapai ini menonjol di industri dan memimpin dalam hal keselamatan, inovasi, dan peluncuran pesawat baru.
Persaingan antara Air New Zealand dengan Qantas sangat ketat, dengan selisih hanya 1,50 poin, tetapi akhirnya Qantas kalah dalam hal armada dan usia pesawat.
Faktanya, Airline Ratings telah mulai melakukan penilaian rutin terhadap maskapai penerbangan global sejak Juni 2013, dan telah digunakan oleh 195 negara dan jutaan penumpang, serta menjadi standar industri untuk penilaian keselamatan.