History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

“Simulasi Ketahanan Kota dan Desa 2025”, Lin Fei-fan: Mengintegrasikan Latihan Pertahanan Sipil yang Ada, Tanpa Menambah Beban SDM

  • 27 December, 2024
  • 陳柏萇
“Simulasi Ketahanan Kota dan Desa 2025”, Lin Fei-fan: Mengintegrasikan Latihan Pertahanan Sipil yang Ada, Tanpa Menambah Beban SDM
“Simulasi Ketahanan Kota dan Desa 2025”, Lin Fei-fan: Mengintegrasikan Latihan Pertahanan Sipil yang Ada, Tanpa Menambah Beban SDM

(Taiwan, ROC) – Presiden Lai Ching-te (賴清德) mengumumkan bahwa mulai tahun depan (2025) akan menggelar “Simulasi Ketahanan Kota dan Desa” guna menguji sistem pencegahan bencana dalam negeri. Terkait hal ini, Wakil Sektretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional, Lin Fei-fan (林飛帆) menjelaskan bahwa latihan tersebut merupakan penggabungan dari latihan pencegahan bencana yang sudah ada, seperti “Wanan” dan “Minan”. Latihan ini dilakukan dengan skenario nyata, berskala kecil, dan tanpa naskah, tetapi tidak akan menambah beban sumber daya masyarakat.

Selain itu, berdasarkan hasil simulasi meja disebutkan bahwa jika terjadi bencana, maka Kementerian Dalam Negeri (MOI) Taiwan berkemungkinan akan menghadapi masalah beban kerja yang terlalu berat. Menanggapi hal ini, Menteri MOI Liu Shih-fang (劉世芳) menjelaskan bahwa dalam situasi darurat, berbagai unit biasanya meminta bantuan dari pihak kepolisian, sehingga muncul kondisi “beban kerja berlebihan”. Ke depannya, setiap kementerian harus mempertimbangkan apakah memiliki cadangan kemampuan yang memadai untuk menangani situasi tersebut atau apakah bisa memanfaatkan bantuan dari organisasi masyarakat.

Juru Bicara Istana Kepresidenan Taiwan, Karen Kuo (郭雅慧) menambahkan bahwa selama ini berbagai unit selalu mengandalkan militer dan kepolisian, dengan berpikir dari sudut pandang “seluruh pemerintah”. Namun, pendekatan tersebut ke depannya akan berubah menjadi “seluruh masyarakat” dengan melibatkan potensi dari organisasi masyarakat.

Terkait aspek yang perlu segera diperbaiki berdasarkan hasil simulasi, Lin Fei-fan (林飛帆) menyatakan bahwa saluran koordinasi horizontal dan vertikal antar kementerian, serta mekanisme cadangan dan kemampuan pemulihan akan menjadi peran kunci.

Menteri MOI, Liu Shih-fang (劉世芳) menambahkan bahwa kelemahan utama Taiwan saat ini sama dengan yang dihadapi oleh seluruh dunia, yakni serangan berita palsu (hoaks). Meski Kementerian Pertahanan Nasional (MND) saat ini mampu meresponsnya dengan sangat cepat, tetapi bagaimana cara dalam mengklarifikasi informasi-informasi tersebut jika terjadi situasi tanpa listrik atau jaringan internet? Untuk itu, pihaknya akan meminta Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC), Kementerian Urusan Digital (MODA), bahkan Chunghwa Telecom untuk mempertimbangkan skenario tersebut dan menguji apakah ada mekanisme cadangan yang relevan.

Komentar

Terbarumore