History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tiga RUU Kontroversial, Pan Men-an: Presiden Akan Mengesahkan Sesuai Jadwal, Yuan Eksekutif Kemungkinan akan Ikut Menandatangani

  • 25 December, 2024
  • 尤繼富
Tiga RUU Kontroversial, Pan Men-an: Presiden Akan Mengesahkan Sesuai Jadwal, Yuan Eksekutif Kemungkinan akan Ikut Menandatangani
Tiga RUU Kontroversial, Pan Men-an: Presiden Akan Mengesahkan Sesuai Jadwal, Yuan Eksekutif Kemungkinan akan Ikut Menandatangani

(Taiwan, ROC) --- Terkait pengesahan tiga amandemen UU Pemakzulan, UU Mahkamah Konstitusi, dan UU Alokasi Anggaran oleh Yuan Legislatif, Sekretaris Jenderal Istana Kepresidenan, Pan Men-an (潘孟安), hari ini (25/12) menyatakan bahwa Kepala Negara akan mengumumkan sesuai hukum dan Yuan Eksekutif juga akan memberikan persetujuan. Mengenai pilihan upaya hukum yang akan diambil, saat ini masih dalam diskusi, termasuk opsi pengajuan interpretasi konstitusional dan penundaan pelaksanaan.

Selain itu, terkait penolakan 7 calon hakim konstitusi oleh Yuan Legislatif, Pan Men-an menyatakan akan melakukan proses seleksi ulang dan mengajukan nominasi pengganti dalam batas waktu yang ditentukan undang-undang.

Pada Selasa kemarin (24/12), Yuan Legislatif melakukan pemungutan suara untuk nominasi hakim konstitusi, di mana seluruh calon yang berjumlah 7 orang ditolak.

Pan Men-an menyatakan bahwa Istana Kepresidenan menyesalkan hasil ini tetapi menghormati keputusan Yuan Legislatif. Istana Kepresidenan akan membentuk kembali komite seleksi untuk melakukan proses pemilihan dan menangani sesuai prosedur hukum dalam batas waktu yang ditentukan.

Menurut UU Mahkamah Konstitusi yang baru direvisi, ketika jumlah hakim konstitusi tidak mencukupi, maka nominasi pengganti harus diajukan dalam waktu 2 bulan.

Menanggapi 3 amandemen undang-undang yang ada, jika pihak Yuan Eksekutif ingin menggunakan seluruh upaya hukum yang tersedia, maka opsi yang mungkin dapat diambil termasuk Perdana Menteri tidak memberikan persetujuan, atau Yuan Eksekutif mengajukan pertimbangan ulang, atau mengajukan interpretasi konstitusional, atau Presiden tidak mengumumkan pemberlakuan amandemen tersebut menjadi undang-undang.

Pan Men-an mengatakan, "Pertama, Presiden akan mengumumkan tepat waktu, saya menyebutkan Yuan Eksekutif karena saya tidak bisa berbicara mewakili mereka. Dalam perencanaan konstitusional, mereka seharusnya memberikan persetujuan, jika tidak, maka akan mencoreng wajah Presiden dan menimbulkan krisis konstitusional. Saya berbicara agak konservatif, saat ini seperti itu caranya. Adapun di masa depan apakah akan mengajukan interpretasi konstitusional atau tidak, penundaan pelaksanaan, atau interpretasi konstitusional, semua itu adalah alat dan cara yang tersedia."

Mengenai kapan pengumuman akan dilakukan, Pan Men-an menyatakan bahwa Istana Kepresidenan menerima surat resmi pada Selasa (24/12), dan karena prosedur belum dimulai, maka belum ada jawaban yang pasti.

Ketika ditanya apakah Presiden akan menyetujui jika Yuan Eksekutif mengajukan pertimbangan ulang, Pan Men-an menyatakan akan sepenuhnya menghormati keputusan Yuan Eksekutif.

Komentar

Terbarumore