(Taiwan, ROC) --- Insiden kebakaran terjadi di sebuah rumah di Distrik Banchiao, Kota New Taipei pada Senin dini hari kemarin (23/12). Penghuni wanita berusia 53 tahun mengalami luka bakar serius di wajah, dengan 50% luka bakar menyebar di seluruh tubuh.
Putra dan putrinya yang masing-masing berusia 20 tahun dan 23 tahun juga harus dirawat karena sempat menghirup asap.
Sang pelaku kebakaran ternyata adalah putranya sendiri, yang mengaku karena tidak puas dengan sang ibu yang dianggapnya terlalu suka ngatur dan menyebalkan.
Sang putra mengaku bahwa ia menyulut api karena diselimuti perasaan marah. Hingga berita ini dirilis, anggota kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.
Menurut informasi, korban (sang ibu) telah berpisah dengan suaminya dan tinggal bersama kedua anaknya. Ketiganya saat ini tidak bekerja. Pada Senin dini hari (23/12), terjadi pertengkaran antara ibu dan anak karena alasan yang belum diketahui.
Tetangga sekitar sempat mendengar suara pertengkaran, dan tidak lama kemudian terdengar ibu berteriak "kebakaran!". Warga sekitar yang melihat api segera melapor ke pemadam kebakaran.

Insiden kebakaran terjadi di sebuah rumah di Distrik Banchiao, Kota New Taipei pada Senin dini hari kemarin (23/12). 圖: LINETODAY
Dinas Pemadam Kebakaran Kota New Taipei mengerahkan 33 unit mobil dengan 94 personel untuk melakukan penyelamatan. Ada sekitar 13 warga yang terpaksa dievakuasi dari lokasi kebakaran.
Ibu mengalami luka paling parah dengan 50% luka bakar di seluruh tubuh, terutama di wajah. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api pada pukul 1:15 dini hari.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, area yang terbakar sekitar 20 meter persegi, api menyulut cukup cepat karena barang-barang di ruang tamu dan kamar terbakar.
Karena sempat terdengar adanya pertengkaran sebelum api menyulut, membuat personil damkar mencurigai ada hal lain di balik kejadian ini. Akhirnya putra korban mengaku telah membakar rumah.
Sang putra mengaku tidak puas dengan cara ibunya yang terlalu ketat dalam mendidik, dan membakar rumah untuk melampiaskan kemarahan. Namun dia tidak mengungkapkan cara pasti bagaimana dia memulai kebakaran.