(Taiwan, ROC) --- Perusahaan e-commerce wisata dunia, Booking.com, baru-baru ini mengumumkan tren perjalanan terbaru yang menunjukkan bahwa di Asia sedang populer model perjalanan SKI (Spending Kids' Inheritance).
SKI (Spending Kids' Inheritance) adalah istilah yang mengacu pada fenomena atau tren di mana orang tua memilih untuk menggunakan uang yang seharusnya menjadi warisan untuk anak-anak mereka, dan menggunakannya untuk kesenangan sendiri, terutama untuk berwisata.
Ini menandakan semakin banyak orang tua yang memilih untuk menggunakan aset mereka untuk perjalanan yang tak terlupakan atau liburan keluarga untuk menciptakan kenangan indah, daripada menyimpannya untuk generasi berikutnya.
Data dari Booking.com menunjukkan ada lebih dari 60% orang Taiwan menyetujui tren ini, menempati peringkat kedua secara global.
Booking.com juga mengumumkan 9 tren perjalanan untuk tahun 2025. Berdasarkan hasil survei, tren perjalanan tahun depan meliputi "wisata malam" untuk melihat ekologi dan bintang-bintang, "wisata kesehatan dan kebugaran", "perjalanan yang dipersonalisasi dengan AI", "perjalanan keluarga lintas generasi", dan "wisata untuk lansia".
Booking.com mengamati bahwa model perjalanan SKI sedang menjadi tren di Asia. Survei menunjukkan 65% orang Taiwan lebih memilih menggunakan aset mereka untuk perjalanan keluarga atau mengalami perjalanan impian yang tak terlupakan daripada menyimpannya untuk anak-anak mereka, menempati peringkat kedua secara global. Para orang tua juga senang membiayai biaya perjalanan generasi muda.
Selain itu, Booking.com juga menemukan bahwa wisatawan Taiwan memiliki tingkat penerimaan yang tinggi terhadap AI, dengan lebih dari 60% orang Taiwan senang menggunakan AI untuk merencanakan perjalanan mereka, menempati peringkat ketiga secara global.
Hampir 80% orang Taiwan juga bersedia menggunakan teknologi untuk mengeksplorasi tempat-tempat wisata yang kurang populer.