(Taiwan, ROC) —- Arton Capital, perusahaan konsultan internasional dari Kanada, baru saja merilis indeks paspor dunia terkuat untuk periode tahun 2024.
Dalam peringkat yang dirilis, Uni Emirat Arab (UEA) berhasil mempertahankan posisi teratasnya untuk tahun keempat berturut-turut, sementara Taiwan berada di peringkat 34.
Saat melakukan perjalanan melintasi perbatasan negara, masalah yang paling sering dihadapi adalah proses dan biaya pembuatan visa. Semakin banyak negara bebas visa yang bisa dikunjungi, maka semakin tinggi nilai sebuah paspor.
Menurut indeks yang dirilis Arton Capital, paspor UEA kembali menjadi yang terkuat di dunia dengan akses bebas visa ke 133 negara/wilayah.
Selain itu, pemegang paspor UEA juga dapat mengakses 47 negara tambahan melalui visa on arrival yang cepat dan mudah.
Spanyol menempati posisi kedua dalam daftar ini, dengan akses bebas visa ke 134 negara dan visa on arrival untuk 45 negara tambahan.
Peringkat ketiga ditempati bersama oleh Finlandia, Prancis, Jerman, Belgia, Italia, Denmark, Belanda, Luksemburg, Austria, Portugal, Norwegia, Swiss, Yunani, dan Irlandia.
20 besar dalam daftar ini didominasi oleh negara-negara Eropa. Amerika Serikat hanya berada di peringkat 38, terendah di antara negara-negara G7.
Menurut media New York Post, juru bicara Arton Capital menyebutkan bahwa pemerintah AS yang baru memiliki alasan kuat untuk membuat paspor AS kembali hebat, karena paspor yang dulunya kuat tersebut, kini telah mengalami penurunan peringkat.
Taiwan berada di peringkat 34 dalam indeks ini, dengan akses ke 133 negara dan wilayah melalui bebas visa atau visa on arrival.
Di Asia, Taiwan berada di belakang Korea Selatan (peringkat 5), Jepang, Singapura, Malaysia (peringkat 10), Hong Kong (peringkat 15), Brunei (peringkat 16), dan Makau (peringkat 26).
Sementara itu, Tiongkok berada di peringkat 53.
Peringkat kekuatan paspor ini didasarkan pada kemudahan mendapatkan visa dan cakupan aksesnya, dengan tiga peringkat terbawah ditempati oleh Suriah, Afghanistan, Irak, dan Somalia.