(Taiwan, ROC) – Setiap tahun menjelang Tahun Baru Imlek, Bank Sentral Taiwan meluncurkan seri koin peringatan zodiak. Basg Sentral pada hari ini (20/12) memperkenalkan seri ke-9 dari putaran ketiga koin peringatan zodiak, yakni “Koin Peringatan Zodiak Tahun Ular Yisi”. Kali ini, jumlahnya dibatasi sebanyak 80.000 set, yang lebih sedikit 10.000 jika dibandingkan dengan seri Tahun Naga. Namun, harganya tetap tidak mengalami kenaikan, yaitu sebesar NT$1.900/set. Pemesanan secara online sudah dibuka mulai hari ini.
Kepala Departemen Penerbitan Bank Sentral, Deng Yan-da (鄧延達) menjelaskan bahwa sisi depan koin perak kali ini mengusung tema ular lincah memanjat pohon, yang melambangkan kelincahan dalam mengejar tujuan dan impian, serta semangat yang tak terkalahkan. Sedangkan pohon buah yang menghasilkan apel, melambangkan kedamaian, keberuntungan, dan keberhasilan yang sempurna, membawa makna yang sangat baik.
Di sisi belakang koin, tema yang diangkat adalah Kejuaraan Perahu Naga Internasional Lukang, Changhua. Pemain perahu naga yang berjuang merebut bendera melambangkan keberhasilan dan kemenangan. Hiasan tambahan berupa bakcang khas Festival Perahu Naga dan kantong aroma wangi turut memberikan doa untuk keberhasilan dalam ujian dan kesehatan yang abadi.
Saat menerbitkan koin peringatan Tahun Naga, Bank Sentral menaikkan harga guna menanggapi biaya modal perak. Namun, untuk koin peringatan Tahun Ular kali ini, meskipun jumlahnya dibatasi 80.000 set saja, yang mana lebih sedikit sebanyak 10.000 set jika dibandingkan pada Tahun Naga, harganya tetap tidak naik dan dipertahankan sebesar NT$1.900/set.
Bank Sentral mengemukakan bahwa distribusi ada dua metode, yakni “pemesanan online” dan “loket penjualan”, masing-masing sebanyak 40.000 set, dan pemesanan secara online telah dimulai sejak hari ini. Apabila jumlah pesanan melebihi kuota, maka pemenang akan ditentukan melalui pengundian komputer, dan daftar pemenang akan diumumkan pada tanggal 27 Desember, sebelum pukul 6 sore. Pemenang diharuskan untuk melakukan pembayaran hingga tanggal 2 Januari 2025, pukul 15:30. Kegagalan melakukan pembayaran dalam batas waktu akan dianggap mengundurkan diri. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli langsung di loket mulai tanggal 9 Januari tahun depan.