History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ma Ying-jeou Kembali Kunjungi Tiongkok, Akan Bertemu Song Tao dan Menyebut Kesediaannya Membantu Pemerintah Mendorong Pertukaran Lintas Selat

  • 18 December, 2024
  • 尤繼富
Ma Ying-jeou Kembali Kunjungi Tiongkok, Akan Bertemu Song Tao dan Menyebut Kesediaannya Membantu Pemerintah Mendorong Pertukaran Lintas Selat
Ma Ying-jeou Kembali Kunjungi Tiongkok, Akan Bertemu Song Tao dan Menyebut Kesediaannya Membantu Pemerintah Mendorong Pertukaran Lintas Selat

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 18 Desember 2024, Mantan Presiden Ma Ying-jeou (馬英九) memimpin rombongan peserta Dajiu Academy dari yayasannya mengunjungi Harbin, Tiongkok, untuk menghadiri Festival Es dan Salju Pemuda Lintas Selat.

Rombongan juga akan mengunjungi proyek irigasi Dujiangyan di Chengdu. Yang lebih penting, Ma Ying-jeou akan kembali bertemu dengan Kepala Kantor Urusan Taiwan di Tiongkok, Song Tao (宋濤). Ini merupakan pertemuan kedua mereka tahun ini. 

Sebelum keberangkatan, dalam sambutannya di bandara, Ma Ying-jeou menyatakan sebagai mantan presiden dan warga Taiwan, ia mengajak anak muda kedua wilayah untuk lebih banyak berinteraksi dan saling mengenal. Ia juga bersedia membantu pemerintah memajukan pertukaran lintas selat dan mengurangi kesalahpahaman antar masyarakat.

Kunjungan ke Harbin, Provinsi Heilongjiang ini merupakan kunjungan ketiga Ma Ying-jeou ke Tiongkok sejak tidak lagi menjabat posisi presiden. Selain menghadiri festival pemuda, rombongan juga akan mengunjungi Museum Panda dan proyek irigasi Dujiangyan di Chengdu, Sichuan. 

Total kunjungan akan berlangsung selama dua minggu. Ma Ying-jeou mengatakan tujuan kunjungan ini adalah untuk mempererat hubungan lintas selat dan memperdalam pemahaman anak muda tentang wilayah Tiongkok Timur Laut.

Pada Rabu sore, ia dijadwalkan bertemu dengan Kepala Kantor Urusan Taiwan, Song Tao, untuk kedua kalinya tahun ini.

Sebelum keberangkatan di bandara, Ma Ying-jeou menyampaikan pidato singkat menyatakan bahwa ini adalah kunjungan ketiganya ke Tiongkok. Ia berharap kunjungan dua minggu ini dapat memfasilitasi pertukaran pemuda kedua wilayah dan membangun jembatan perdamaian, yang menurutnya merupakan tanggung jawabnya sebagai mantan presiden.

"Terutama saat ini ketika konflik global semakin sering terjadi, dan hubungan lintas selat jauh lebih tegang dibanding masa pemerintahan saya. Yayasan Ma Ying-jeou berupaya dengan tindakan nyata untuk mendorong pertukaran pemuda lintas selat, membangun jembatan perdamaian, melampaui ketegangan politik, dan menyampaikan aspirasi masyarakat kedua wilayah yang mendambakan interaksi. Ini adalah tanggung jawab saya sebagai mantan presiden, juga upaya maksimal yang bisa saya lakukan untuk warga Taiwan dan perdamaian lintas selat," ujar Ma Ying-jeou.

Ma Ying-jeou menekankan bahwa melalui berbagai kunjungan timbal balik pemuda, ia berupaya meminimalkan kesalahpahaman antar wilayah, yang menurutnya sejalan dengan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Taiwan.

Sementara itu, kelompok pro-independen hadir di Bandara Internasional Taoyuan pagi ini. Ketua kelompok tersebut, Chen Jun-han (陳峻涵), menilai kunjungan berulang Ma Ying-jeou ke Tiongkok "memiliki motif tersembunyi" dan mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk perendahan diri.

Komentar

Terbarumore