History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Gelombang Udara Dingin Menerjang Bertubi-tubi! Statistik Terbaru: 5 Orang Meninggal Mendadak dalam Sehari di Taipei dan New Taipei, yang Termuda Berusia 40 Tahun

  • 17 December, 2024
  • 尤繼富
Gelombang Udara Dingin Menerjang Bertubi-tubi! Statistik Terbaru: 5 Orang Meninggal Mendadak dalam Sehari di Taipei dan New Taipei, yang Termuda Berusia 40 Tahun
Gelombang Udara Dingin Menerjang Bertubi-tubi! Statistik Terbaru: 5 Orang Meninggal Mendadak dalam Sehari di Taipei dan New Taipei, yang Termuda Berusia 40 Tahun 圖/中時新聞網

(Taiwan, ROC) --- Gelombang udara dingin terus berdatangan. Mulai Selasa malam (17/12), angin dingin timur laut akan kembali membawa gelombang dingin kedua ke Taiwan.

Ditambah dengan gelombang hawa dingin ketiga yang akan menghampiri pada akhir pekan ini, membuat suhu terendah (terdingin) bisa mencapai di bawah 10C. Digadang-gadang, gelombang massa ketiga ini akan menjadi yang "terkuat" pada musim ini.

Akibat penurunan suhu yang drastis di berbagai wilayah pada beberapa hari belakangan, membuat kasus serangan jantung dan kematian mendadak meningkat.

Menurut data Kota Taipei dan Kota New Taipei, sejak pukul 00.00 hingga 08.00 hari ini (17/12), tercatat 5 kasus OHCA (Out-of-Hospital Cardiac Arrest) yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita, dengan korban termuda adalah pria berusia 40-an dari Kota New Taipei.

Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) yaitu kondisi henti jantung yang berada di luar rumah sakit seperti rumah, jalanan, tempat umum.

Dari 5 kasus OHCA yang tercatat, termasuk seorang wanita berusia 70-an di Kota Taipei, dan di Kota New Taipei terdapat 3 pria (usia 80-an, 70-an, 40-an) serta seorang wanita 70-an tahun.

Meski belum bisa dipastikan apakah kasus-kasus tersebut disebabkan oleh cuaca, tetapi Dinas Pemadam Kebakaran Taipei mengingatkan bahwa dengan perbedaan suhu siang dengan malam yang besar, para lansia harus tetap menjaga kehangatan.

Selain itu, penggunaan gas untuk pemanas air, juga harus memperhatikan ventilasi untuk menghindari keracunan karbon monoksida.

Dari pengamatan klinis kasus kematian mendadak, tiga waktu paling berisiko untuk kematian mendadak saat cuaca dingin adalah saat melepas pakaian, sebelum dan sesudah mandi, serta saat tidur.  

Menanggapi hal ini, Dokter Chu Nain-feng (祝年豐) dari Tri-Service General Hospital mengingatkan para warga untuk menjaga suhu ruangan antara 18C-20C, dan menghindari perbedaan suhu yang terlalu tinggi.

Saat beristirahat atau menonton TV, disarankan untuk menggunakan selimut atau pakaian hangat untuk mencegah masalah kardiovaskular akibat perubahan suhu yang terlalu cepat.

Komentar

Terbarumore