(Taiwan, ROC) --- Pada Selasa pagi (17/12), suhu di seluruh Taiwan cenderung rendah akibat pengaruh pendinginan radiasi. Suhu pada pagi hari di wilayah barat dan timur laut hanya berkisar 10C-14C, sementara di daerah Hualien dan Taitung berkisar 15C-17C. Di daerah terbuka, suhu bahkan bisa lebih rendah lagi, dengan beberapa wilayah di Hsinchu, Miaoli, dan wilayah tengah Taiwan mencatat suhu di bawah 10C. Dan suhu terendah tercatat di Dahe, Miaoli sebesar 7,1C.
Memasuki siang hari, massa udara dingin mulai melemah sehingga suhu berangsur naik (menghangat). Di samping itu, karena kelembaban udara yang rendah, membuat sebagian besar wilayah Taiwan dan pulau-pulau sekitarnya akan berawan hingga cerah.
Hujan ringan sporadis hanya terjadi di pesisir utara Keelung, timur laut, wilayah timur, dan area pegunungan Taipei. Memasuki malam hari, massa udara dingin akan kembali bergerak ke selatan, menyebabkan penurunan suhu di wilayah tengah ke utara dan timur laut. Peluang hujan di dataran rendah Taipei juga akan sedikit meningkat menjelang malam.
Pakar klimatologi di Taiwan, Wu Der-romg (吳德榮) menambahkan, model simulasi cuaca dari berbagai negara menunjukkan bahwa gelombang udara dingin kuat akan kembali bergerak ke selatan semenjak Sabtu sore (21/12) hingga Senin (23/12).
Model ECMWF (Eropa) dan GFS (AS) memperkirakan bahwa massa hawa dingin ini akan mirip dengan dua gelombang sebelumnya, dengan kemungkinan terbesar mencapai level "massa udara dingin kontinental" (suhu minimum di stasiun cuaca Taipei berkisar 12C-14C). Namun, karena efek pendinginan radiasi di malam hari, beberapa area di dataran rendah masih bisa mencapai suhu di bawah 10C.